Megawati Akan Sambangi Cina
Kamis, 22 Jun 2006 01:19 WIB
Jakarta - Meski sudah tidak menjabat sebagai RI-1, namun nama Megawati Soekarnoputri masih tetap dihormati. Untuk keduakalinya, putri Proklamator diundang pemerintah Cina sebagai tamu resmi dan bertemu dengan sejumlah pejabat di negeri Tirai Bambu itu.Mega dijadwalkan akan berada di Cina selama 9 hari sejak Kamis (22/6/2006) ini dan kembali ke tanah air pada (30/6). Di sana dia akan bertemu dengan Menteri Hubungan Internasional Cina serta pejabat-pejabat Komite Sentral Partai Komunis Cina.Selain itu, Mega juga akan meninjau sejumlah tempat penting di Cina. Seperti industri pertanian modern, kampung halaman Mao Zedong di Changsa, Provinsi Hunan, Sekolah Kader Partai Komunis di Sechuan, serta industri tekstil di Hanggzhou, Provinsi Zhejiang."Saya menyambut baik undangan dari Pemerintah Cina mengingat kita telah merintis hubungan diplomasi sejak ayah saya masih menjadi Presiden. Untuk belajar, saya jadi teringat dengan petuah belajarlah sampai Negeri Rumpun Bambu," ujar Mega dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (21/6/2006).Selama di Cina, Mega akan ditemani Wakil Sekjen PDI Perjuangan Agnita Singedikane, anggota-anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan seperti Herman Herry, Murdaya Poo. Emir Moeis, dan Mindo Sianipar. Menurut Staf Khusus Bidang Pers & Media, era Megawati, Ari Junaedi, perjalanan ini juga tidak terlepas dengan peran sentral Mega dalam proses reunifikasi di Semenanjung Korea. "Salah satu kunci penting reunifikasi Korea Selatan dan Korea Utara terletak pada Pemimpin Besar Republik Demokratik Korea, yakni Marsekal Kim Jong Ill. Yang memiliki hotline khusus dengan Sekjen Partai Pekerja Korea tersebut hanyalah Megawati mengingat hubungan kesejarahan antara Megawati dan Kim Jong Ill maupun antara ayahanda keduanya, Bung Karno dan Kim Ill Sung," papar Ari.
(ary/)











































