Pemasangan Alat Pendeteksi Lumpur Hampir Selesai
Rabu, 21 Jun 2006 19:25 WIB
Sidoarjo - Hingga Rabu (21/6/2006) sore, upaya Lapindo Brantas inc untuk memasang alat pendeteksi sumber rekahan lumpur (snubbing unit di sumur Banjar Panji I hampir selesai. Mulut sumur yang sebelumnya sudah ditutup saat peristiwa semburan lumpur terjadi, telah berhasil ditemukan dan dibersihkan oleh para pekerja. Mulut sumur ini berjarak sekitar 100 meter dari sumber semburan lumpur.Untuk mencapai sumur tersebut, Lapindo mengerahkan puluhan truk untuk menimbun lumpur dengan tanah, pasir dan bebatuan. Sumur tersebut terletak menjorok ke dalam di sekeliling danau lumpur.Sumur Banjar Panji I juga telah digali setelah tertimbun tanah sedalam 1,5 meter. Lapindo juga akan memasang rig atau tower pengeboran untuk memfungsikan snubbing unit yang terpasan.Dengan tuntasnya jalur menuju sumur Banjar Panji I ini, dipastikan Lapindo tak lama lagi akan dapat mengoperasikan snubbing unit. Namun belum diketahui kepastian dimulainya pembangunan rig tersebut. General Manager Lapindo Brantas inc, Imam Agustino, pun belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan kepastian.Sebelumnya, Imam memperkirakan pekerjaan ini akan memakan waktu sekitar 3 minggu. Dijelaskannya, pihaknya akan melakukan pembuatan jalur hingga pendeteksian sumber rekahan. "1 minggu untuk pengerukan jalan menuju Banjar Panji I, dan 2 minggu untuk pendeteksian," ujar Imam kepada detikcom.Nantinya, jika sudah diketahui sumber rekahan semburan lumpur, Lapindo akan dapat memutuskan cara penyumbatan rekahan tersebut. Apabila dimungkinkan bisa dilakukannya penyumbatan di sumur Banjar Panji I, maka tidak diperlukan lagi pembuatan sumur baru.
(fjr/)











































