ADVERTISEMENT

Partai Pandai Daftar KPU, Farhat Abbas Ingatkan Jangan Sampai Ada Gugatan

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 01 Agu 2022 14:59 WIB
Farhat Abbas (Wildan Noviansah/detikcom).
Farhat Abbas (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) ikut mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 di kantor KPU RI, Jakarta Pusat. Ketua Umum Partai Pandai Farhat Abbas memimpin rombongan Partai Pandai.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (1/8/2022), rombongan hadir pada pukul 13.10 WIB. Terlihat mereka mengenakan pakaian senada berwarna abu-abu. Farhat Abbas tampak mengenakan celana jins dan peci saat tiba di kantor KPU RI. Kacamata hingga syal yang dilingkarkan di lehernya menjadi pelengkap. Sesampai di lokasi, Farhat beserta jajarannya langsung menuju ruangan untuk melakukan pendaftaran.

"Kita hadir di sini bukan untuk main-main. Tapi serius menghadapi partai-partai yang katanya sudah lengkap, menurut saya itu memang mereka sudah terstruktur. Dan mereka dibayar oleh anggaran APBN. Oleh karena itu, jangan sampai terjadi gugat-menggugat. Artinya, partai lokal juga bisa kok, memenuhi di atas 20 provinsi, DPD harus 100 persen," kata Farhat.

Farhat mengatakan Partai Pandai tidak memiliki target tinggi dalam Pemilu 2024, hanya memenangi 10% perolehan suara. Farhat meminta KPU memberi warna dalam pada kontestasi politik 2024 nanti.

"Target perolehan kita nggak muluk-muluk, kita bisa masuk 7% sampai 10%. Biarkanlah masyarakat yang menyeleksi partai mana pilihan mereka. Karena untuk memilih presiden maupun anggota Dewan, kalau nggak suka nggak mungkin bisa diganti secepatnya. Oleh karena itu bagaimana KPU sekarang bisa memberi warna bahwa perpolitikan ini yang terbaik yang baik," kata dia.

Farhat mengatakan partainya masih harus melengkapi beberapa dokumen yang belum selesai. Farhat optimistis meski mengakui perjuangan partai baru cukup berat.

"Kekurangannya di DPD (dewan pimpinan daerah), kalau provinsi sudah 100 persen," kata Farhat.

"Kalau berkurang (persyaratan tidak terpenuhi), kita nggak masuk dan menunggu (Pemilu) 2024 (selesai). Tapi saya yakin optimis Pandai akan masuk dan ikut berpartisipasi 2024," imbuhnya.

(gbr/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT