600 Hektar Hutan Merapi Terbakar
Rabu, 21 Jun 2006 19:01 WIB
Yogyakarta - Luas hutan lindung milik negara yang terbakar akibat diterjang awan panas dan lava pijar semakin luas. Diperkirakan luas hutan yang terbakar mencapai 600-an hektar.Pantauan detikcom Rabu (21/6/2006) dari Dusun Kalitengah Lor Desa Glagaharjo, Cangkringan Sleman, petak hutan milik negara yang terbakar sebagian besar berada di sebelah timur aliran Kali Gendol.Sebagian lagi berada di sebelah barat Kali Gendol, terutama di sebelah utara kawasan bumi perkemahan Bebeng di Dusun Kaliadem. Sebagian lagi merupakan hutan milik rakyat yang ada di Dusun Kaliadem, Petung, Jambu, Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Ngrangkah.Di sebelah timur Kali Gendol hingga Bukit Kendil, ratusan pohon tampak hangus terbakar dan dedaunan mulai layu. Beberapa pohon juga masih mengepulkan asap putih. Hal seperti itu juga terjadi di sepanjang aliran Kali Gendol yang berada di dekat Kaliadem.Meski tidak ada pohon yang tumbang, tanaman hutan seperti pohon Pinus, Rasamala, Lamtoro dan Puspa dengan ketinggian rata-rata 4-8 meter itu hampir dipastikan akan mati. Pohon-pohon besar tetap tidak rusak, namun dipenuhi abu vulkanik Merapi. Sedangkan rerumputan sekitar hutan sebelah timur Gendol juga masih penuh debu dengan ketebalan 2-5 milimeter."Sejak seminggu yang lalu hingga hari ini, Kalitengah Lor masih diguyur hujan abu. Semalam masih terjadi juga hujan abu tipis," kata Kepala Dusun Kalitengah Lor, Suwondo kepada detikcom, Rabu (21/6/2006).Menurut dia, tanaman hutan milik rakyat yang ikut rusak antara lain yang ada di sebelah barat dusun yang berdekatan dengan Kali Gendol. Namun kerusakannya tidak separah seperti yang terjadi milik hutan negara."Hanya sebagian tanaman Sengon dan Lamtoro milik warga yang rusak, tapi kalau dari atas, awan panas dan lava pijar masih turun, yang rusak bisa bertambah lagi," katanya.Sementara berdasarkan laporan Bagian Kehutanan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman, ada 3 petak hutan yang rusak, yakni petak 8, 9 dan 10. Di petak 9 yang ada di sebelah timur Kali Gendol tidak jauh dari Kaliadem, kerusakan terbanyak berada di sisi barat dekat sungai. Luas kerusakan diperkirakan mencapai 133,7 hektar.Di petak 8, kerusakan terjadi di sisi timur dekat sungai mencapai 57,6 hektar. Sedang di petak 10 kerusakan mencapai 633,8 hektar, terutama di bawah Bukit Kendil. Petak 10 merupakan kawasan yang terparah mengalami kerusakan hingga mencapai 75 persen.Sementara menurut salah seorang anggota SAR DIY, Nawanto, dari kawasan Pethit Opak ke arah timur ke hulu aliran Kali Gendol lava pijar masih terus mengalir memasuki sungai tersebut. Bila pada siang hari hanya tampak asap putih mengepul di sungai, tetap bila malam hari, hulu Kali Gendol sekitar 750 meter tampak menyala.
(sss/)











































