ADVERTISEMENT

Anggota DPR Minta Kominfo Tak Terlalu Kaku soal Blokir PayPal-Steam

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 01 Agu 2022 14:48 WIB
TB Hasanuddin (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
TB Hasanuddin (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom)
Jakarta -

PayPal hingga Steam diblokir sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) buntut pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP TB Hasanuddin menilai pemblokiran Paypal cs seharusnya tidak terlalu kaku.

Hasanuddin menuturkan langkah Kemkominfo memberlakukan syarat PSE sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Menurutnya, langkah itu diambil agar perusahaan PSE lebih tertib dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

"Intinya adalah pemerintah melalui Kominfo ingin menata perusahaan PSE agar lebih tertib dalam memberikan layanan kepada masyarakat kita dan dapat diawasi untuk meminimalisir risiko layanan digital yang mungkin terjadi," kata Hasanuddin kepada wartawan, Senin (1/8/2022).

Hasanuddin menilai Kominfo hendak menciptakan ekosistem digital yang aman bagi khalayak. "Kominfo menjalankan fungsi negara untuk melindungi kepentingan masyarakat umum soal kualitas keamanan layanan digital," ujarnya.

Terkait kebijakan pemblokiran, Hasanuddin menilai Kominfo ingin mendorong perusahaan PSE internasional mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia. Namun, menurut dia, seharusnya kebijakan pemblokiran itu seharusnya tidak terlalu kaku.

"Perihal pemblokiran kan sebenarnya instrumen kebijakan yang digunakan oleh Kominfo untuk mendorong perusahaan PSE dalam mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Jadi dalam hal mendorong kepatuhan, bisa dipahami. Namun seharusnya tidak terlalu kaku," ujar dia.

Menurut Hasanuddin, Kominfo bisa lebih fleksibel mengambil kebijakan pemblokiran terutama terhadap PayPal. "Sekarang kan Kominfo lebih fleksibel perihal pemblokiran, misalnya pemblokiran layanan PayPal yang sementara ini ditangguhkan pemblokirannya berdasarkan masukan dari masyarakat pengguna layanan," katanya.

Simak Video: Paypal dan Steam Sudah Normal Layanan, Menkominfo: Tapi dengan Catatan

[Gambas:Video 20detik]



(fca/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT