ADVERTISEMENT

Ketua Garuda Perkasa Ungkap Sisi Humanis Jenderal TNI Andika Perkasa

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 31 Jul 2022 22:30 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Tangkapan layar YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa)
Foto: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Tangkapan layar YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa)
Jakarta -

Ketua Gabungan Relawan Andika Perkasa (Garuda Perkasa) Boyke Djohan mengungkap sisi humanis Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sejak menjabat sebagai Panglima TNI, nama Andika Perkasa langsung mencuat dan mendapat perhatian masyarakat luas, dan banyak masyarakat menggadang-gadangkan menjadi salah satu kandidat kuat yang maju di Pilpres 2024.

"Jenderal TNI Andika Perkasa itu sosoknya bersih, tidak berafiliasi dengan partai manapun, tidak korupsi, dan anti KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme)," kata Boyke dalam keterangan tertulis, Minggu (31/7/2022).

Lebih lanjut, Boyke menerangkan, Jenderal Andika Perkasa mau menjenguk orang tua dari Asisten Rumah Tangganya (ART). Perhatiannya kepada ART tersebut patut diapresiasi.

"Jenderal Andika Perkasa dengan ditemani sang istri, Ibu Hetty Andika Perkasa, bersedia menjenguk orangtua salah satu ART-nya yang bernama Eneng," ungkap Boyke.

Menurut Boyke, masih banyak momen yang sangat mengharukan, di antaranya saat Andika Perkasa mengusap air mata anak buahnya. Hal tersebut terjadi saat Andika Perkasa menjenguk Kopral Kepala Ade Casmita.

"Ade Casmita menderita lumpuh setelah disengat delapan tawon jenis ndas (vespa affinis) di kepala dan tubuhnya," ujarnya.

Kisah lainnya, Jenderal Andika Perkasa menangis saat menjenguk Sertu Rizka Nurjanah, yang mengalami sakit tumor otak dan membuatnya kehilangan penglihatan.

"Jenderal Andika Perkasa memang sangat memperhatikan prajurit bawahannya," ujar Boyke.

Tak hanya prajurit, Jenderal Andika Perkasa juga tak pandang bulu, mau menjenguk dan memperhatikan Maulana, seorang supir mobil miliks salah satu media televisi yang menjadi korban penganiayaan dan penembakan oknum anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur.

"Jenderal Andika Perkasa mengaku dirinya sangat bertanggung jawab atas kejadian yang dialami Maulana," imbuh Boyke.

Boyke menyampaikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai jenderal yang humanis berhati lembut. Ia juga mengatakan air mata Jenderal Andika Perkasa sering menetes ketika ada derita yang dialami oleh anggotanya.

Kendati demikian, kata Boyke, dibalik sosoknya yang humanis dan berhati lembut, Jenderal Andika juga tegas dalam penegakan hukum. Akan tetapi, sikapnya sangat keras dan tegas tanpa kompromi ketika ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.

Boyke juga menyampaikan Jenderal TNI Andika Perkasa adalah sosok ideal pemimpin Indonesia.

"Kita masyarakat Indonesia memang sangat mendambakan sosok militer yang humanis," pungkas Boyke optimis.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT