Maaf Irjen Fadil Imran ke Penyunting Hoax Berujung Kasus Disetop

ADVERTISEMENT

Maaf Irjen Fadil Imran ke Penyunting Hoax Berujung Kasus Disetop

Yulida Medistiara, Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 31 Jul 2022 07:32 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Nyoman Edi (dok. IG Kapolda Metro Jaya)
Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Nyoman Edi (dok. IG Kapolda Metro Jaya)

Alasan Kapolda Maafkan Tersangka

Saat tahu pelakunya ditangkap, Fadil mengaku langsung bergegas menemui penyidik. Fadil saat itu mengaku ingin bertemu langsung dan memaafkan Nyoman.

"Pagi tadi saya dilapori, saya bilang, 'Tidak, saya mau ketemu Nyoman saja, saya mau maafkan'. Tidak ada masalah buat saya," ujar Fadil.

Fadil menyebut perjalanan hidup Nyoman masih sangat panjang. Nyoman, kata Fadil, bisa melakukan banyak hal, apalagi usianya masih terbilang muda, yakni 33 tahun.

"Ya masih muda, masih panjang perjalanan hidup, masih banyak hal yang bisa dilakukan," ujar Fadil.

Fadil mengaku telah meminta agar kasus yang menjerat Nyoman disetop. Fadil mengatakan yang terpenting saat ini adalah Nyoman mengakui perbuatannya itu salah dan tidak mengulanginya lagi.

"Saya minta kepada penyidik supaya nggak usah diproses hukum. Habis ini yang penting Nyoman menyadari ini sesuatu yang buruk, jangan diulangi lagi, selesai," ujar Fadil.


Kapolda Bantu Lepaskan Baju Tahanan Tersangka

Fadil kemudian terlihat meminta Nyoman berdiri. Dia membantu Nyoman melepaskan baju tahanan.

"Saya menggunakan restorative justice, mudah-mudahan kita petik hikmahnya, kita jadikan pelajaran," ujar Fadil.

Simak halaman selanjutnya.

Saksikan juga Sosok minggu ini: Sanggar Senja, Selamatkan Anak Jalanan dari Pemerkosaan Hingga Pembunuhan

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT