Terlalu Gembira, 3 Gibol Tewas
Rabu, 21 Jun 2006 15:01 WIB
Shanghai - Demam piala dunia mewabah di berbagai penjuru dunia. Namun kegembiraan berlebihan selama menonton pertandingan dianggap bisa memicu kematian. Waduh!Setidaknya ini terjadi pada tiga orang gila bola (gibol) di Cina. Demikian seperti diberitakan media setempat, Shanghai Daily dan dilansir kantor berita Reuters, Rabu (21/6/2006).Ada pula yang saking girangnya, seorang gibol di Hong Kong mengalami patah tulang karena terjatuh dari balkon.Rentetan kejadian itu mendorong para dokter untuk menyerukan para gibol untuk memonitor mood mereka selama pertandingan dan memperhatikan tekanan darah serta mengontrol konsumsi minuman keras.Warga Cina banyak yang terobsesi dengan piala dunia. Karena perbedaan waktu 6 jam dengan Jerman, tuan rumah piala dunia tahun ini, berarti pertandingan-pertandingan bisa disaksikan di Cina pada larut malam atau dini hari, yang biasanya kerap disertai acara minum-minum.Seorang pria muda bernama Wang, asyik menonton salah satu pertandingan pada 10 Juni di sebuah bar di Provinsi Hunan, Cina selatan. Minuman beralkohol terus diteguknya hingga mabuk berat. Namun keesokan paginya, tepat pukul 4, pria itu menghembuskan nafas terakhir.Empat hari kemudian di Hangzhou, dekat Shanghai, seorang perempuan yang menderita tekanan darah tinggi menyaksikan pertandingan antara Korsel vs Togo. "Dia kemudian mandi, pergi tidur dan kemudian meninggal," tulis koran Shanghai Daily.Di hari yang sama di Hong Kong, Li Zhenbao begadang sepanjang malam demi menonton tiga pertandingan berturut-turut. Akibatnya fatal. Pria berusia 27 tahun itu meninggal dalam tidurnya usai pertandingan. "Para dokter menduga dia meninggal akibat serangan jantung yang ditimbulkan karena kegembiraan berlebih," tulis surat kabar tersebut.Begitu pula Ge Zuquan, yang terlalu gembira saat menyaksikan pertarungan tim Belanda dan Pantai Gading. Saking girangnya, pria berusia 29 tahun itu berlari ke balkon rumahnya yang berada di lantai empat. Dia pun terjatuh dari atas balkon. Namun tubuhnya jatuh menimpa pegangan tangga di bawahnya sehingga nyawanya selamat. Dia 'cuma' mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuhnya.
(ita/)











































