Satlak Verifikasi Lagi Pengungsi dan Rumah Korban Gempa
Rabu, 21 Jun 2006 14:15 WIB
Jakarta -
Satlak Penanggulangan Bencana Gempa Yogya dan Jawa Tengah mulai 21 Juni 2006 ini mendata dan memverifikasi lagi data pengungsi dan rumah-rumah yang hancur karena gempa 27 Mei lalu.Sebab selama ini Satlak belum mendapatkan data yang rinci mengenai jumlah pengungsi dan rumah yang hancur akibat gempa."Saya belum dapat datanya secara rinci seperti apa, tapi hari ini sudah mulai dilakukan verifikasi," kata Deputi I Menko Kesra Adang Sutiana di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (21/6/2006).Sejauh ini, pendataan ulang itu sangat diperlukan karena selisih jumlah yang diberikan pemda sangat jauh."Dari pemda dulu di awal bencana data pengungsi sekitar 2,5 juta, ternyata setelah didata kembali tidak sampai segitu banyak," kata Adang.Saat ini pendataan yang sedang dilakukan dengan membedakan dua kategori rumah, dihuni dan tidak dihuni. Untuk rumah tidak dihuni dan pemiliknya tinggal di pengungsian, pemerintah hanya akan memberi jatah makan.Untuk keperluan tersebut, Bulog akan mengirim bantuan 60 ribu ton beras yang rencananya akan dibagikan kepada setiap pengungsi sebesar 10 kg per bulan."Data-data ini sudah ada di kabupaten dan sedang divalidasi oleh Dinas Pekerjaan Umum yang akan menjadi dasar rekonstruksi," kata Adang.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































