Mendiknas Renungkan UN Ulangan

Mendiknas Renungkan UN Ulangan

- detikNews
Rabu, 21 Jun 2006 14:00 WIB
Jakarta - Depdiknas tidak akan terburu-buru menyanggupi desakan DPR agar memberlakukan kembali mekanisme ujian ulangan bagi para peserta didik yang gagal lulus dalam Ujian Nasional (UN) 2006. "Kita coba renungkan dulu permintaan DPR. Itu akan kita bahas di tingkat internal. Toh hasil ujian SMP belum ada," ujar Mendiknas Bambang Sudibyo di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (21/6/2006). Mendiknas menjelaskan, tidak diberlakukannya kembali ujian ulangan bertujuan memacu intensitas belajar para murid secara optimal. Dirinya sangat khawatir bila mekanisme yang diterapkan tahun lalu itu dibakukan, maka akan ada asumsi masa amnesti yang kemudian melemahkan motivasi siswa untuk belajar. "Ternyata kan dengan sistem itu (tidak ada ujian ulangan), kenaikan kelulusannya jadi signifikan sekali," sambungnya. Ditanya mengenai nasib para siswa telah diterima di perguran tinggi (PT) tapi tidak lulus UN, menurut Bambang, mereka belum memungkinkan mengikuti jenjang pendikan tinggi. Bila ada PT yang ngotot menerimanya, maka PT tersebut dinyatakan melanggar peraturan. "Mereka (siswa tak lulus UN) itu diterima bersyarat. Salah satu syaratnya adalah lulus sekolah. Untuk lulus sekolah, harus lulus UN. Kalau ada PT terima yang belum lulus sekolah, itu PT-nya yang melanggar," tegas Mendiknas. (nrl/)


Berita Terkait