ADVERTISEMENT

Jokowi Disebut Bakal Ajak Relawan Bahas Dukungan Capres 2024

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Sabtu, 30 Jul 2022 07:00 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan organisasi relawannya di Istana Bogor. Relawan mengatakan Jokowi belum menentukan arah dukungan untuk capres 2024, tapi akan ada lagi pertemuan lanjutan bersama relawan.

"Nggak. Beliau bilang belum waktunya. Nanti akan dibahas dengan relawan. Beliau akan minta pendapat relawannya," kata Ketua Umum Bara JP Utje Gustaaf kepada detikcom, Jumat (29/7/2022), malam. Utje ditanya soal apakah Jokowi telah menyampaikan dukungan capres kepada salah satu figur.

Namun Utje masih belum dapat memastikan kapan pembahasan soal dukungan capres bersama Jokowi akan dilakukan. Dia menyerahkan hal itu kepada Jokowi.

"Belum tahu. Jadi kami menunggu saja sambil melakukan konsolidasi sesama anak bangsa agar bersiap menghadapi situasi terburuk resesi global," kata Utje.

"Bisa jadi tahun depan, bisa jadi akhir tahun ini. Kita tahulah, beliau susah ditebak," imbuh dia.

Utje menuturkan sejauh ini Jokowi meminta para relawan 'ojo kesusu' soal dukungan capres ke figur tertentu. "Beliau tetap minta relawan 'ojo kesusu'," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pro Jokowi (Projo) Handoko menyampaikan gabungan relawan Jokowi akan menjaring aspirasi dukungan capres 2024 dari masyarakat. Terdekat, penjaringan itu akan dilakukan dalam Musyawarah Rakyat (Musra) I Indonesia di Bandung pada Agustus mendatang.

"Jadi kami akan membangun mekanisme demokratisnya. Kami tidak terburu-buru ngomong dukung capres A, capres B, si ini, si itu, tidak. Tapi kami membangun mekanisme demokratis untuk menjaring suara rakyat yang lebih clear, gitu, kan. Kita turun menjaring suara rakyat," kata Handoko saat dihubungi.

Soal dukungan capres, Handoko masih bakal melihat hasil aspirasi yang didapat dari Musra. Hasil Musra, yang diklaim aspirasi rakyat, itu nantinya bakal disampaikan ke Jokowi.

"Jadi artinya bukan kami mendukung ini (suatu figur capres), tetapi ini, lo, suara rakyat yang kami baca, gitu. Kan Musra itu nggak cuma capres. Tapi soal harapan rakyat, program apa yang nanti diharapkan rakyat. Nama-nama (capres) itu hanya satu bagian saja," kata Handoko.

"Kemudian hasil dari Musra itu nanti akan kami sampaikan ke Pak Presiden. Jadi output dari Musra itu adalah masukan kami kepada Presiden," lanjutnya.

Lihat juga video 'Pernyataan Eks Wamen ATR-Kader PSI Dukung Anies Jadi Capres 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT