FAO: Penanganan Flu Burung Sudah Baik Tapi Belum Sistematis
Rabu, 21 Jun 2006 12:24 WIB
Jakarta - Penanganan penyebaran virus flu burung di Indonesia sudah baik. Namun tindakan-tindakan penanganan dianggap masih belum sistematis.Demikian disampaikan Perwakilan FAO di Indonesia Man Ho So saat membuka pertemuan tentang flu burung di Hotel Grand Melia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (21/6/2006).Pernyataan itu untuk membantah adanya anggapan bahwa Depkes, Deptan, serta badan PBB yang terkait kurang sigap.Karenanya Man Ho So menilai saat ini diperlukan peningkatan komunikasi baik internal pemerintah maupun dengan dunia internasional. "Situasi yang ada menggambarkan pentingnya untuk meningkatkan komunikasi antarkita sendiri di Indonesia dan antara Indonesia dengan dunia luar," ujar dia.Menurut dia, pertemuan kali ini bukan hanya untuk menganalisa dan melaporkan situasi terbaru. Walaupun hal itu penting, namun yang lebih penting adalah menyediakan langkah yang tepat bagaimana mempercepat tindakan efektif.Pada 21-23 Juni, Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Influenza Pandemi bersama badan kesehatan dunia (WHO), organisasi pangan dan agrikultur PBB (FAO) mengadakan sebuah ulasan teknis dan konsultasi pakar internasional mengenai situasi flu burung di Indonesia.Pertemuan ini memiliki 4 tujuan utama yakni, pertama, mengulas flu burung di Indonesia pada manusia maupun hewan. Kedua, memberikan rekomendasi kepada pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kontrol atas flu burung di Indonesia baik pada manusia maupun hewan. Ketiga, memberikan ulasan dan kajian mengenai situasi flu burung pada hewan maupun manusia kepada komunitas internasional dan para donor. Keempat, mengupas pelajaran yang dapat diambil dari persiapan respons tanggap dan pencegahan.
(san/)











































