ADVERTISEMENT

Genjot Ekonomi RI, Bamsoet Dukung JAPNAS Cetak Lebih Banyak Pengusaha

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 18:54 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS), di Jakarta. Dalam pertemuannya, Bamsoet mengajak JAPNAS untuk ikut berkontribusi mencetak lebih banyak pengusaha muda sesuai amanat Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui, Jokowi menargetkan untuk melahirkan 1 juta wirausaha baru. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kewirausahaan Nasional yang mendorong percepatan pencapaian target kewirausahaan 3,95 persen pada akhir tahun 2024.

"Kewirausahaan menawarkan potensi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi dengan terciptanya lapangan pekerjaan. Namun sayangnya, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2020 rasio tingkat kewirausahaan (UMKM) terhadap jumlah penduduk di Indonesia saat ini masih belum optimal, baru mencapai 3,5 persen. Masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura 8,7 persen dan Malaysia 5 persen," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (29/7/2022).

Ketua DPR RI ke-20 ini mengungkapkan tingkat kewirausahaan yang rendah di suatu negara akan berdampak pada kurangnya lapangan pekerjaan dan peningkatan jumlah pengangguran. Adapun di Indonesia, mayoritas pengangguran umumnya merupakan para lulusan SMA/SMK dan sarjana.

"Data Badan Pusat Statistik pada tahun 2019 menunjukkan pengangguran dari lulusan perguruan tinggi mencapai 5,8 persen. Bahkan pengangguran terdidik dari tahun ke tahun semakin meningkat dan mendominasi, hal tersebut perlu segera dicarikan solusi," jelasnya.

Guna meningkatkan ekonomi nasional, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengimbau JAPNAS untuk memanfaatkan kebijakan Jokowi terkait penggunaan 40 persen anggaran belanja barang dalam APBN, APBD dan BUMN untuk membeli produk dalam negeri. Bamsoet menyebut kebijakan ini dapat berkontribusi sebesar 2 persen terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pada tahun 2022 ini, diperkirakan potensi pembelian produk dalam negeri melalui belanja pemerintah bisa mencapai Rp 1.481 triliun. Sementara melalui BUMN bisa mencapai Rp 420 triliun. Untuk menyukseskannya, perlu peran dari pengusaha nasional yang tergabung dalam JAPNAS, untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Sehingga bisa mendapatkan manfaat dari belanja pemerintah dan BUMN," pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, pertemuan ini turut dihadiri pengurus JAPNAS antara lain, Bayu Djokosoetono, Tedjodiningrat Broto Asmoro, Reza Irsyad Aminy, Boncau Fakkari Maza, Widianto Saputra, Ritchie Glen, Masbukhin Pradana, Iben Rifa, Defrizal Djamaris, Ika Ma'ruf Amin, Arie Rui Hamzah.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT