ADVERTISEMENT

Duduk Perkara Sekuriti Pasar di Bekasi Dikeroyok gegara Teriakan Rasis

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 15:53 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi pengeroyokan. (dok detikcom)
Bekasi -

Sekuriti pasar di Bekasi, Jawa Barat, dikeroyok hingga luka-luka gegara diduga meneriakkan kata-kata rasis ke suatu kelompok. Begini duduk perkara penganiayaan itu.

Senin, 25 Juli
-Pukul 20.00 WIB

Pelaku berinisial D bersama teman-temannya tiba di sebuah pasar di Bekasi untuk membeli minuman keras (miras). Namun, para pelaku merasa tidak dilayani oleh penjual. Cekcok mulut pun terjadi. Pertengkaran usai setelah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.

"(Kesepakatan) Pedagang lalu memberikan anggur (gratis kepada para pelaku)," ujar Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira dalam keterangannya, Jumat (29/7/2022).

Para pelaku lalu kembali ke tongkrongan mereka untuk menenggak miras itu.

-Pukul 21.00 WIB

D merasa kehilangan jam tangan. Rekan D, berinisial H, berinisiatif kembali ke pasar.

Setelah tiba, H mencari di sekitar warung miras yang sebelumnya disambangi D. Keberadaan H diketahui sekuriti pasar.

Sekuriti pasar lalu meneriakkan kata-kata rasis kepada H. Ia menghina suatu suku yang ia duga terkait dengan H.

H pun kembali ke tongkrongan dan menceritakan yang ia alami kepada teman-temannya, termasuk D. Akhirnya, D, H, dan 5 orang lainnya (F, FH, H, A, DA, S) berangkat ke pasar.

- Pukul 21.30 WIB

7 orang itu tiba di pasar dengan membawa senjata tajam berupa parang dan mandau. Mereka langsung mencari keberadaan sekuriti.

Usai bertemu, tanpa basa-basi para pelaku langsung membacok sekuriti. Tak hanya sekuriti, para pelaku juga mengeroyok sejumlah warga sekitar.

Setelah mengeroyok, para pelaku kembali ke tempat tongkrongan mereka untuk menyimpan senjata tajam. Lalu mereka melarikan diri ke Bogor.

Rabu, 27 Juli
- Pukul 16.00 WIB

Polisi menangkap 5 dari 7 pelaku. Lima pelaku yang ditangkap adalah FH, F, D, S, dan H. Sedangkan DH dan A masih dalam pengejaran polisi.

Para pelaku dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota. Mereka dijerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

Simak juga 'Kaki Anak Bekasi Dirantai, Ayah-Ibunya Kini Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT