Korut Bersikeras Punya Hak untuk Uji Coba Rudal
Rabu, 21 Jun 2006 10:18 WIB
Tokyo - Korea Utara (Korut) berencana untuk melancarkan uji coba rudal jarak jauh. Meski dikecam habis-habisan, negeri komunis itu bersikeras bahwa pihaknya punya hak untuk itu.Pemerintah Korut tidak menghiraukan seruan negara-negara agar uji coba rudal yang diyakini bisa menjangkau wilayah AS itu tidak dilaksanakan.Kabarnya, persiapan tengah dilakukan Korut untuk meluncurkan rudal Taepodong-2 yang memiliki jarak hingga 9.300 mil. Menghadapi ini, Jepang dan Korea Selatan (Korsel) berjanji untuk bekerja sama menghentikan rencana Pyongyang tersebut.Pemerintah AS dan Jepang juga menyatakan akan mempertimbangkan sanksi terhadp Korut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan jika uji tembak rudal itu jadi dilaksanakan."Isu ini menyangkut otonomi kami. Tidak seorang pun berhak menghujat hak tersebut," tegas pejabat Kementerian Luar Negeri Korut Ri Pyong Dok. Pernyataan tersebut disampaikan Ri dalam lawatannya ke Tokyo, Jepang seperti dikutip kantor berita Jepang, Kyodo News dan dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (21/6/2006).Kepada para wartawan Jepang, Ri mengatakan, statemennya mencerminkan sikap resmi Pyongyang atas masalah ini. Namun dia menolak menjawab apakah Korut akan tetap melakukan uji coba rudal. Alasannya, tidak tepat bagi seorang diplomat memberikan infomasi lebih rinci.Korut pernah menunjukkan kemampuannya menyerang Jepang ketika pihaknya menembakkan rudal yang melintasi wilayah Jepang utara pada tahun 1998 silam. Uji coba rudal itu memancing kemarahan besar Jepang.
(ita/)











































