ADVERTISEMENT

Pengakuan Mardani Maming Ziarah ke Wali Songo saat Berstatus DPO

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 07:36 WIB
KPK menahan Mardani H Maming guna kepentingan proses penyidikan, Kamis (28/7/2022). Eks bupati Tanah Bumbu itu sebelumnya menyerahkan diri ke KPK.
Foto: Mardani Maming (Grandyos Zafna)
Jakarta -

KPK resmi menahan mantan Bupati Tanah Bumbu sekaligus kader PDIP, Mardani Maming, usai tiga hari berstatus DPO. Mardani Maming memberi pengakuan terkait dirinya yang tidak bisa hadir ke KPK selama tiga hari.

"Hari Selasa saya dinyatakan DPO dan lawyer saya hari Senin menelepon penyidik KPK menyampaikan bahwa akan hadir saya tanggal 28," kata Maming seusai konferensi pers penetapan tersangka dirinya di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Mardani Maming mengaku bukan sengaja menghilang dari kejaran KPK. Dia mengaku hanya hendak berziarah ke makam Wali Songo.

"Beberapa hari saya tidak ada bukan saya hilang, tapi saya pergi ziarah, ziarah Wali Songo, habis itu balik tanggal 28 sesuai janji saya dan saya hadir," katanya.

Sebagai informasi, Mardani Maming ditetapkan sebagai DPO KPK pada Selasa (26/7). KPK menetapkan dia sebagai DPO lantaran dianggap tidak kooperatif karena tidak memenuhi panggilan penyidik.

KPK juga sempat melakukan upaya paksa penangkapan Mardani Maming. Namun upaya itu gagal karena Mardani Maming tidak ditemukan. Setelah itu politikus PDIP itu dimasukkan ke DPO.

Mardani Maming kini ditahan KPK, simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'KPK Beberkan Konstruksi Kasus Korupsi Mardani Maming':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT