Keluarga Minta Bukti CCTV Brigadir J Masih Hidup Saat Tiba di Jaksel Dibuka

ADVERTISEMENT

Keluarga Minta Bukti CCTV Brigadir J Masih Hidup Saat Tiba di Jaksel Dibuka

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 17:39 WIB
Pengacara keluarga Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, Johnson Panjaitan
Pengacara keluarga Brigadir Yoshua (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM menyebut Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J masih hidup saat tiba di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. Pengacara pihak keluarga meminta ditunjukkan buktinya.

Pengacara keluarga Brigadir Yoshua, Johnson Panjaitan, mengatakan Komnas HAM tidak memperlihatkan temuan CCTV dari tim forensik Polri. Dia menilai hal itu malah berpotensi menimbulkan polemik.

"Ya CCTV-nya diperlihatkan tidak? Jangan menimbulkan polemik," ujar Johnson saat dihubungi, Kamis (28/7/2022).

Johson mendorong Komnas HAM berani membuka temuan rekaman CCTV tersebut. Dia mengatakan masih ada dugaan Brigadir Yoshua tewas bukan di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo.

"Buka dong, kami membuka dokumen kami. Perjalanan dari Magelang ke Jakarta itu ada nggak? Ternyata kan ada, itu kan yang bilang mereka sendiri bukan kami. Makanya kami memprediksi perjalanan Magelang-Jakarta itulah," ucap Johnson.

Komnas HAM Nyatakan Brigadir Yoshua Masih Hidup Saat Tiba di Jaksel

Komnas HAM menyampaikan hasil permintaan keterangan dari tim siber Polri dan labfor Polri untuk mendalami kasus kematian Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Komnas HAM diperlihatkan rekaman CCTV di hari tewasnya Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (27/7), menyebut pihaknya diperlihatkan 20 video rekaman CCTV. Lokasinya di Magelang, Duren Tiga atau rumah pribadi Ferdy Sambo di Jl Saguling, hingga Kramat Jati.

"Apa paling penting di video ini? Di area Duren Tiga video memperlihatkan ada Irjen Sambo, ada rombongan dari Magelang. Irjen Sambo masuk duluan, setelah sekian waktu terus ada rombongan baru pulang dari Magelang dan di situ terlihat ada Bu Putri, ada Yoshua, almarhum Yoshua masih hidup dia sampai di Duren Tiga dia masih hidup, terus ada rombongan lain dalam kondisi hidup dan sehat tidak kurang dari satu apa pun," kata Anam.

Ke-20 video dari Magelang, Duren Tiga, dan Kramat Jati itu mencakup 27 titik. Komnas HAM mengamati seluruh video yang diperlihatkan Polri. Anam menyampaikan Brigadir Yoshua masih hidup setiba di Duren Tiga setelah perjalanan dari Magelang.

"Jadi dari 20 sekian video dari 27 titik kami tadi lihat semuanya. Saya ulangi lagi, kami lihat semuanya dari Magelang sampai Duren Tiga, termasuk juga video sampai Kramat Jati," kata dia.

"Kalau cerita Magelang sampai Duren Tiga, salah satu yang paling penting yang kami lihat almarhum Joshua masih hidup," sambung Anam.

Simak Video 'Proses Autopsi Ulang Brigadir J Hingga Dimakamkan Secara Kepolisian':

[Gambas:Video 20detik]



(rak/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT