ADVERTISEMENT

Satpol PP-Jukir di CFW Sempat Ricuh, Wagub DKI: Jangan Parkir Sembarangan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 14:21 WIB
Citayam Fashion Week (Rakha Arlyanto Dharmawan/detikcom)
Foto: Citayam Fashion Week (Rakha Arlyanto Dharmawan/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara mengenai kericuhan yang sempat terjadi di kawasan Citayam Fashion Week, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Riza menyebut kericuhan dipicu oleh penertiban parkir liar di sekitar lokasi.

"Kemarin terjadi kericuhan tersebut antara juru parkir dengan Satpol PP, kami minta karena tidak boleh parkir sembarangan," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2022).

Riza menuturkan petugas gabungan Satpol PP maupun Dinas Perhubungan hanya menjalankan tugasnya melakukan penertiban. Sebab, sejumlah pengunjung masih memarkirkan kendaraannya di trotoar maupun bahu jalan.

"Mohon dipahami jadi Satpol PP punya tugas memastikan agar ketertiban di manapun, di Kota Jakarta bahkan di Indonesia memang satpol fungsinya membantu melakukan penertiban. Termasuk terhadap parkir dan membantu Dishub DKI," ujarnya.

Politikus Gerindra itu menyadari kawasan itu menjadi destinasi warga usai kemunculan fenomena Citayam Fashion Week (CFW). Meski begitu, Riza mewanti-wanti agar masyarakat disiplin dan tidak memarkirkan kendaraannya di tempat semestinya dan tidak mengganggu pejalan kaki.

"Mohon dipahami, dimengerti, marilah kita parkir di tempat yang telah disediakan. Jangan lagi parkir di trotoar yang dapat mengganggu pejalan kaki," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Acara Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, dibubarkan oleh sekelompok pria. Diketahui, sosok tersebut merupakan juru parkir yang tak terima karena ada penertiban parkir liar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (26/7/2022), menurut kesaksian dari orang yang ada di lokasi, Zahra (20), menyebut peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Dia melihat sejumlah pria tiba-tiba marah melempar sebuah barang ke jalan.

"Terus tiba-tiba ada yang marah ada yang lempar-lemparin barang ke jalan," ujar Zahra kepada wartawan di lokasi, Selasa (26/7/2022).

Zahra menduga pria yang marah-marah itu merupakan warga yang sepeda motornya diangkut oleh petugas Dishub. Menurut Zahra, di sekitar lokasi banyak sepeda motor yang parkir liar.

"Karena ada orang motornya keangkut, terus dia marah karena motornya diangkut. Banyak yang parkir liar akhirnya diangkut," papar Zahra.

Zahra menduga sejumlah pria itu juga merupakan juru parkir liar yang ada di lokasi. Dia berkata, salah satu pria itu juga sempat beradu mulut dengan petugas Dishub.

"Iya kayaknya (juru parkir liar). Langsung pada kabur. Pindah ke trotoar, terus ada ribut sama petugas gitu adu mulut karena motornya diangkut," jelas Zahra.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional (Dalops) Sudinhub Jakpus, Ricky Hermawan, mengatakan, saat dilakukan penertiban pada Selasa (16/7), sejumlah juru parkir (jukir) liar menyampaikan protes kepada petugas gabungan.

"Ya ada (protes), tetapi kami hanya menjalankan tugas terkait tertib parkir di tepi jalan, berdasarkan arahan Kasudin Perhubungan," kata Ricky.

Simak juga 'Cabut Pengajuan HAKI CFW, Baim Wong Tetap Jadi Buat Acara?':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT