ADVERTISEMENT

Sederet Program Grup MIND ID Dukung Pendidikan Anak Indonesia

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 21:36 WIB
MIND ID Dukung Pendidikan Anak Indonesia
Foto: Dok. MIND ID
Jakarta -

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID merefleksikan peringatan hari anak nasional tahun 2022 dengan memperkuat pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan bidang pendidikan. Perusahaan di bawang naungan MIND ID menjalankan berbagai jenis program pendidikan untuk masyarakat.

"Pendidikan merupakan aspek penting yang diperhatikan Grup MIND ID dalam melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan. Perusahaan terus mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan," jelas Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam keterangan tertulis, Rabu (27/7/2022).

"Hal ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4 menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua," imbuhnya.

Hendi mengulas pada tahun 2021, ANTAM menyediakan akses pendidikan untuk masyarakat sekitar di seluruh unit bisnis dengan target mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Program ini juga masih akan berjalan di tahun 2022.

Di Bukit Asam, lanjut Hendi, dilakukan program Bidiksiba, program Ayo Sekolah dan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka). Program Bidiksiba menyediakan beasiswa yang diberikan kepada siswa lulusan SLTA atau sederajat dari keluarga prasejahtera untuk dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.

Hendi menjabarkan sejak 2010 hingga 2021, total penerima manfaat program tersebut sebanyak 286 orang. Sebanyak 98 orang masih aktif berkuliah, dan 84 orang alumninya telah mendapatkan pekerjaan di berbagai sektor usaha, termasuk ada yang terserap menjadi pegawai di perusahaan, anak-cucu usaha, dan kontraktor perusahaan.

Adapun program Ayo Sekolah menyediakan 356 paket beasiswa untuk siswa kurang mampu. Sementara itu, Gernas Tastaka bertujuan meningkatkan kompetensi matematika guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Di Freeport Indonesia, lanjut Hendi, perusahaan menginisiasi program pendidikan pola asrama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, numerasi dan angka partisipasi sekolah melalui dukungan sarana dan/atau prasarana pendidikan yang berkualitas, dan menjamin anak perempuan dan laki-laki memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang berkualitas.

Di mulai sejak 2006, program asrama tersebut telah menyasar sebanyak 956 siswa. Asrama dan sekolah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang modern dengan fokus pengembangan karakter masyarakat papua berbasis budaya lokal. Fokus program ini menyasar pada pendidikan dasar dan menengah dengan akreditasi A untuk sekolah SD dan SMP.

Adapun INALUM memberikan penguatan infrastruktur internet untuk pelajar di sekolah SMPN 2 Pintu Pohan. Keberadaan tower dan jaringan WiFi, kata Hendi, diharapkan mendukung sekolah dengan 10 guru dan 135 siswa tersebut untuk memperluas cakupan proses belajar mengajar melalui internet. Dengan pendampingan guru, diharapkan pelajar siswa dan siswi SMPN 2 Pintu Pohan Meranti dapat menembus SMA unggulan di kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Selanjutnya, PT TIMAH menginisiasi program beasiswa dan bantuan infrastruktur. Hendi memaparkan program Kelas Beasiswa pada SMA Negeri 1 Pemali (Pemali Boarding School) merupakan salah satu upaya membangun sumber daya manusia yang tangguh dan unggul serta diselaraskan dengan visi-misi dan strategi bisnis perusahaan.

Hendi menegaskan agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) menjadi salah satu pijakan utama untuk memperkuat upaya-upaya yang selama ini dilakukan, mendorong peningkatan kapasitas masyarakat sekitar tambang, baik secara individual maupun kolektif agar tingkat kehidupan masyarakat sekitar tambang menjadi lebih baik, mandiri, dan berkelanjutan.

(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT