ADVERTISEMENT

Kapan Vaksin COVID Booster Kedua di Jakarta? Ini Jawaban Wagub DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 18:55 WIB
Ahmad RIza Patria
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons soal wacana pemberian vaksinasi booster kedua atau dosis keempat vaksin COVID-19. Untuk saat ini, pihaknya hendak berfokus menyelesaikan program vaksinasi dosis ketiga terlebih dahulu.

"Belum, masih fokus selesaikan vaksin yang ketiga," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).

Politikus Gerindra itu meyakini pemberian booster pertama cukup efektif melindungi diri dari paparan virus COVID-19. Ditambah lagi saat ini kasus harian COVID-19 di Ibu Kota cenderung mengalami peningkatan signifikan.

"Yang pertama pencegahannya pastikan semua warga Jakarta vaksin ketiga booster itu yang paling efektif," ujarnya.

Selain menggenjot capaian vaksinasi booster pertama, Riza meminta masyarakat mematuhi prokes COVID-19.

"Yang kedua ya prokes seperti dulu lagi, teman-teman juga jangan lupa pakai masker, jaga jarak," imbuhnya.

Merujuk data dari Pemprov DKI Jakarta, capaian vaksinasi booster atau dosis 3 sebanyak 4.429.275 orang. Sedangkan untuk program vaksinasi COVID-19 DKI dosis 1 sebanyak 12.589.518 orang dan dosis 2 mencapai 10.755.465 orang.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Kesehatan RI tengah mempertimbangkan pemberian vaksin COVID-19 dosis keempat atau booster kedua. Nantinya, suntikan booster kedua ini akan diprioritaskan untuk kelompok rentan, salah satunya tenaga kesehatan (nakes).

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemberian vaksin booster kedua masih dipelajari. Ini dilakukan karena masih ada beberapa nakes yang terinfeksi, meski sudah mendapatkan vaksin COVID-19.

"Kita memang sekarang sedang mempelajari untuk vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan. Memang ada beberapa tenaga kesehatan kita yang kena," jawab Menkes saat ditemui detikcom di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

Terkait targetnya, Menkes Budi berharap vaksinasi booster kedua ini bisa diberikan pada nakes dalam waktu dekat. Sebab, hal ini masih membutuhkan berbagai masukan dari para ahli yang kompeten di bidang tersebut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, karena itu membutuhkan masukan dari ahlinya. Nanti kita akan segera informasikan," sambungnya.

(taa/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT