Keluarga Bakrie Siap Bayar Kerugian Korban Lumpur

Keluarga Bakrie Siap Bayar Kerugian Korban Lumpur

- detikNews
Selasa, 20 Jun 2006 15:05 WIB
Sidoarjo - Salah satu pemilik Lapindo Brantas Inc adalah keluarga Bakrie. Keluarga konglomerat ini siap membayar berapa pun kerugian yang muncul akibat banjir lumpur panas seperti instruksi Wapres Jusuf Kalla.Hal ini dikemukakan salah satu pentolan keluarga Bakrie, Nirwan Bakrie, kepada wartawan di Pasar Baru Porong, Sidoarjo, Selasa (20/6/2006). Di sinilah ribuan pengungsi lumpur panas akibat eksplorasi Lapindo Brantas Inc ditampung seadanya."Kami akan merealisasikan semua keluhan-keluhan pengungsi, termasuk ganti rugi semuanya, seperti yang diminta Bapak Wapres," janji Nirwan.Sebelumnya, di hadapan ratusan pengungsi korban lumpur panas, Kalla mendesak keluarga Bakrie mengambil alih tanggung jawab atas yang diderita masyarakat, termasuk membayar ganti rugi.Nirwan menyatakan, pihaknya bisa merasakan semua kesulitan yang diderita korban banjir lumpur dan menyampaikan rasa simpati yang mendalam."Kami akan minta pimpinan Lapindo sekuat mungkin untuk menuntaskan masalah ini. Dan kami juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan sepenuhnya memberikan kepercayaan pada kami untuk bekerja dan menyelesaikannya hingga tuntas," ujar adik Menko Kesra Aburizal Bakrie ini.Menurutnya, apa yang terjadi di Porong saat ini adalah malapetaka yang tidak bisa dihindari semua pihak. Sedangkan terhadap tuntutan pengungsi agar janji ganti rugi 100 persen itu dibuktikan dengan perjanjian resmi, Nirwan menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Sidoarjo."Saya percayakan kepada Bupati Sidoarjo untuk menangani data-data kerugian," katanya.Wakil Bupati Sidoarjo Syaiful Ilah yang ada di samping Nirwan juga menjamin Lapindo Brantas Inc akan memberikan ganti rugi kepada semua korban banjir lumpur. Dia berjanji secepatnya mendata kerugian yang timbul."Karena saya sudah kenal dekat dengan Bapak Nirwan sebagai sesama manajer sepakbola, jadi saya aka bisa kontak langsung jika ada apa-apa," kata manajer sepakbola Delta Sidoarjo ini.Dia meminta pengungsi tidak resah dengan kerugian yang dideritanya. "Jadi sekecil apa pun, kerugian ayam, kambing yang mati, kita akan data dan akan diganti," ujar Syaiful yang juga menerima kucuran dari Lapindo Rp 5 miliar untuk mengatasi pengungsi. (nrl/)


Berita Terkait