Stres 'Dapat' Undian Rp 1 M, Turisam Lapor Polisi

Stres 'Dapat' Undian Rp 1 M, Turisam Lapor Polisi

- detikNews
Selasa, 20 Jun 2006 14:35 WIB
Jakarta - Tidak hanya orang waras saja yang membuat laporan ke polisi. Orang-orang stres pun ternyata tidak mau kalah. Yang paling gres ulah Turisam (44).Ia mengadukan penipuan Rp 1 miliar yang dilakukan PT Torabika Eka Semesta, produsen kopi merek Torabika.Turisam mengklaim mendapatkan hadiah Rp 1 miliar dan belum dibayarkan oleh perusahaan tersebut."Saya mau tahu hadiahnya sudah turun atau belum," kata Turisam saat ditemui wartawan di Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (20/6/2006).Turisam membawa-bawa satu bungkus bekas kopi Torabika Mocca yang dihiasi hologram kuning. Dalam hologram itu tertulis "Tukarkan dengan 1 sachet atau bungkus Torabika Mocca".Tapi Turisam berpendapat lain. Ia berpikir mendapatkan hadiah Rp 1 miliar. "Sachet dalam bahasa Cina kan artinya Rp 1 miliar," cetus dia.Turisam yang mengaku lulusan S1 dan kini tengah menempuh S3 filsafat di UGM mengaku sudah mendatangi produsen Torabika untuk menagih uang tersebut.Namun pihak perusahaan tidak mempedulikannya, sehingga ia melaporkannya ke polisi pada 12 Mei 2006 lalu. Kedatangan Turisam kali ini ke Polda untuk menanyakan perkembamgan kasusnya.Menurut Kepala SPK Polda Metro Jaya Kompol Jadi, masih banyak orang-orang seperti Turisam yang sering melaporkan kasus-kasusnya ke SPK.Dia mencontohkan pelapor bernama Tommy Rachmidi. Tommy mengaku-ngaku sebagai presiden terakhir Indonesia. "Dia bilang sudah dapat wangsit dari Soekarno," kata Kompol Jadi sambil tersenyum.Tommy sering datang ke SPK untuk meminta harta Bung Karno segera diserahkan ke tangannya.Menurut Kompol Jadi, awalnya polisi tidak tahu kalau mereka mengalami gangguan kesehatan jiwa. Karena penampilan mereka biasanya berpakaian rapi dan tidak menunjukkan kelainan apa-apa. "Hanya laporan mereka saja yang ngawur," tandasnya. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait