SBY: Negara-negara Islam Harus Bersatu Hadapi Krisis
Selasa, 20 Jun 2006 13:03 WIB
Jakarta - Negara-negara Islam di dunia harus bersatu. Sebab, hanya dengan cara itulah negara-negara Islam bisa mengatasi berbagai krisis yang terjadi.Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutannya saat membuka International Conference of Islamic Scholar (ICIS) II di Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (20/6/2006).SBY menilai, saat ini sejumlah negara Islam tengah menghadapi berbagai persoalan. Seperti konflik sosial di Irak, Sudan dan Somalia. Karena itu dia menilai pelaksanaan ICIS II sangat tepat. "Permasalahan dunia Islam, seperti kemiskinan keterbelakangan, terorisme dan lain sebagainya, hanya dapat dihadapi dengan persatuan umat. Dan semoga konferensi ini bisa mendorong terwujudnya persatuan umat tersebut," kata SBY.Ditambahkan SBY, negara-negara Islam mempunyai kontribusi besar dalam menciptakan perdamaian. Dia berharap, ICIS II ini bisa menggambarkan kepada dunia Internasional tentang Islam sebagai rahmatan lil alamin.Acara ICIS II itu dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemimpin negara asing. Mereka antara lain, Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi dan Pangeran Jordania Ghazi bin Muhammad.Sedangkan dari dalam negeri tampak hadir sejumlah menteri anggota kabinet Indonesia Bersatu. Mereka antara lain Menteri Pendidikan Nasioal Bambang Sudibyo, Menteri Pariwisata Jero Wacik, dan Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf.Mantan Presiden Megawati Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq juga terlihat di antara para tamu undangan.
(djo/)











































