ADVERTISEMENT

Pernyataan Pengacara Brigadir J soal Ahok Dinilai Kuat Unsur Pencemaran

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 26 Jul 2022 04:32 WIB
Ahok
Ahok (Foto: 20Detik)
Jakarta -

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak terima ketika namanya disebut-sebut oleh pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J), Kamarudin Simanjuntak, dalam sebuah diskusi dan menyebutnya sebagai tindakan pencemaran nama baik. Pakar hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menyebut perkataan Kamarudin bisa dikategorikan pencemaran nama baik.

"Ya diduga kuat mengandung unsur pencemaran nama baik," ujar Suparji kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

Suparji menyebut fitnah atau pencemaran nama baik bersifat subjektif. Jika Ahok merasa nama baiknya tercemar, terang Suparji, bisa mengadu ke polisi.

"Nanti polisi yang akan membuktikan pemenuhan unsur tindak pidana tersebut untuk membuktikan perbuatan pidana perlu ditemukan alat bukti misal panggil pihak-pihak terkait," jelas Suparji.

Pakar hukum dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan perbuatan dalam bentuk perkataan ataupun perlakuan fisik yang dianggap telah menyakiti orang lain, maka dapat dikualifikasikan telah melanggar hukum.

"Penyebutan sesuatu tentang seseorang tanpa didasarkan pada kenyataan dapat dikualifikasi sebagai pidana fitnah, tetapi jika penyebutannya itu dalam konteks memberi contoh sebuah peristiwa, maka agak sulit untuk mengkualifikasinya sebagai fitnah atau pencemaran nama baik," jelas Fickar.

Menurut Fickar, hal tersebut dikarenakan tidak adanya unsur kesengajaan untuk melakukan fitnah. Melainkan memberikan contoh, tapi keliru.

"Artinya bukan merupakan tuduhan tetapi hanya penyebutan dalam konotasi contoh. Perbuatan yang seperti ini bisa dikualifikasi sebagai perbuatan yang tidak menyenangkan, juga tidak sengaja dimaksudkan sebagai fitnah atau pencemaran," terangnya.

Ahli hukum sekaligus mantan komisioner Komisi Yudisial (KY) Imam Anshari Saleh mengaku tidak tahu persis pernyataan Kamarudin. Namun, jika perkataan Kamarudin memenuhi unsur menyerang kehormatan seseorang, menuduh seseorang, lalu menyatakaan tuduhan itu di depan umum, maka Kamarudin bisa dilaporkan.

"Jika unsur-unsur pencemaran nama baik sebagaimana saya sebut di atas itu ada maka pernyataan sang pengacara Brigadir J bisa diadukan ke polisi dengan menyertakan alat bukti, misalnya rekaman pernyataan atau berita tentang pernyataan itu, ada juga saksi," jelas Imam.


Pengacara Ahok Akan Lapor

Pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ahmad Ramzy, mengaku berkonsultasi dengan polisi perihal Ucapan Kamarudin yang mengungkit nama Ahok dan istrinya, Puput Nastiti Devi. Menurut Ramzy, ucapan dari Kamarudin Simanjuntak memiliki muatan pidana.

"Saya sudah berkonsultasi dengan penyidik bahwa menurut penyidik telah cukup unsur mengaitkan pencemaran nama baik dan berita bohong," kata Ramzy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/7/2022).


Statemen Viral Kamarudin Bawa-bawa Ahok

Ucapan Kamarudin yang mengaitkan kasus Brigadir J dengan Ahok ini viral di media sosial. Dia bicara membawa-bawa Ahok dalam kasus Brigadir J ini dalam sebuah diskusi virtual yang tayang di kanal YouTube Perianto Zamasi.

Awalnya, dalam video tersebut, Kamarudin mengaku dirinya sering menonton film buatan Israel. Menurutnya, film-film buatan Israel mendidik.

"Saya biasa nonton film-film buatan Israel, karena saya mengklaim diri Israel dan pencinta Israel. Film-film yang dibuat Israel itu sangat mendidik, terutama yang menyangkut hukum," kata Kamarudin.

"Oleh karena itu, saya melempar pertanyaan buat kita semua. Saya belajar dari kasus Ahok. Waktu itu Ahok menuduh Ibu Veronica (mantan istri Ahok) lah yang berselingkuh. Mungkin semua kita masih mengingat-ingat itu, bahkan Ahok paling sering menyebut nama Yesus, seolah-olah Ahok itu benar," jelasnya.

Kamarudin lalu menyinggung soal Ahok dan Puput yang kini sudah menjadi pasangan suami-istri.

"Tetapi ketika Ahok sudah dipenjara, tiba-tiba dia bikin janji perkawinan dengan ajudan ibu itu (Puput merupakan ajudan Veronica saat Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, red). Pertanyaan saya, kapan mereka pacaran, sehingga ketika Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin degan ajudan ibu itu. Orang yang sudah dewasa dan sudah cerdas pasti memahami maksud saya ini," bebernya.

"Maka demikian juga yang terjadi dengan di Duren Tiga sana, apakah tidak kita berpikir bahwa yang terjadi adalah sebaliknya. Apakah kita tidak berpikir bahwa almarhum ini adalah yang mengetahui, misalnya--ini misalnya ya--dugaan terjadinya seperti Ahok tadi, atau dugaan terjadinya misalnya perselingkuhan. Sehingga karena dia saksi, misalnya, atau semacam whistle blower kepada nyonya (istri Irjen Ferdy Sambo), maka dia harus dihabisi, ya, dicatat. Kalau saya berkata-kata sesuatu bisa saja penting," tuturnya.

Simak Video 'Bawa-bawa Nama Ahok, Pengacara Brigadir J Didesak Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT