Andre Rosiade Minta Pemprov Dukung Semen Padang FC soal Sewa Stadion

ADVERTISEMENT

Andre Rosiade Minta Pemprov Dukung Semen Padang FC soal Sewa Stadion

Hanifa Widyas - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 21:46 WIB
Andre Rosiade
Foto: Andre Rosiade
Jakarta -

Anggota DPR RI asal Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade menyoroti kontribusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar terhadap olahraga, utamanya sepak bola. Andre menyoroti kontribusi Pemprov untuk klub kebanggaan urang awak Semen Padang FC (SPFC) yang akan berlaga di Liga 2 Indonesia.

Andre mengatakan Kabau Sirah, julukan Semen Padang FC, seperti 'dipalak' saja, karena lapangan sepak bola Stadion Haji Agus Salim disewa, sedang biaya rehab karena fasilitas yang rusak tak bisa dikompensasi sebagai biaya sewa. Semen Padang FC sudah menggelontorkan biaya rehab stadion Rp 1 miliar untuk musim 2022, tapi masih akan dibebankan juga sewa lapangan Rp 10 juta per pertandingan Liga 2.

Andre mengatakan bukan sekali dua kali Semen Padang FC memperbaiki Stadion Haji Agus Salim. Dia menyebut aset yang dimiliki oleh Pemprov tersebut tidak pernah dilakukan perawatan sesuai dengan standar kelayakan gelaran event olahraga nasional. Andre juga mengatakan terkadang Stadion Haji Agus Salim dipakai tidak sesuai dengan fungsinya, sehingga setiap awal musim SPFC mau tidak mau harus melakukan perbaikan untuk mengembalikan fungsi lapangan sepakbola dan fasilitas stadion layak dan lulus sertifikasi oleh PSSI.

"Gubernur Sumbar mestinya mengompensasikan biaya rehab untuk biaya sewa. Masa Gubernur tidak bisa membantu SPFC, klub kebanggaan Ranah Minang. Sewa yang kecil itu masa tak bisa diperhitungkan dengan biaya rehab," kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

Andre Rosiade menegaskan, GOR Agus Salim yang rusak sudah diperbaiki, tapi sewa dipungut juga. Perbaikan dilakukan untuk memastikan stadion layak menjadi home base (kandang) Semen Padang FC. Kalau tidak lolos, tentu harus mencari kandang baru untuk Kabau Sirah mentas di Liga 2. "Kenapa Semen Padang FC harus membayar lagi? Apa memangnya SPFC dari planet lain? Padahal ini klub kita bersama," ujar Andre yang juga Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Menurut Andre, selama ini retribusi yang selalu dikutip oleh pengelola GHAS (GOR H Agus Salim) Padang sepertinya perlu dipertanyakan. Apakah dikembalikan untuk perbaikan fasilitas GOR atau dipakai untuk keperluan lainnya. Karena sepertinya tidak ada perbaikan, kecuali Semen Padang akan berlaga di Liga Indonesia.

"Jika dibandingkan dengan daerah lain, pemerintahnya, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota bahu-membahu bersama klub di daerah tersebut untuk memajukan sepakbola daerahnya. Pemerintah harusnya berkontribusi sebagai pemilik aset stadion menyediakan stadion yang layak dan memenuhi standar dari PSSI," kata Andre.

Andre Rosiade mengatakan harapan masyarakat terhadap penyelesaian Stadion Utama Sumbar di Lubuk Alung, Padangpariaman juga sepertinya tidak berujung. Karena saat ini tidak terdengar lagi kelanjutannya.

"Mudah-mudahan pemerintah ke depannya bisa lebih memperhatikan fasilitas olah raga yang layak untuk kemajuan sepakbola Sumbar sendiri," kata anggota Komisi VI ini.

Sebagai penasehat Semen Padang FC Andre juga telah berkontribusi membantu klub mencari pendanaan untuk mengarungi musim liga.

"Sebagai penasehat tim saya sudah berupaya mencarikan anggaran sponsor yang jumlahnya mencapai Rp14,3 miliar. Masa urusan stadion saja Pemprov Sumbar tidak bisa membantu," kata Andre Rosiade yang sejak kecil menjadi fans Semen Padang FC ini.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT