ADVERTISEMENT

Antara Panglima AS Temui Andika dan Keberangkatan Jokowi ke China

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 20:32 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Letjen Andika Perkasa menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru. Andika menggantikan Jenderal Mulyono, yang masuk masa pensiun pada Januari 2019.
Jenderal Andika Perkasa dan Presiden Jokowi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menemui Panglima Militer Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark A Milley. Di waktu yang hampir bersamaan, Presiden Jokowi berangkat ke Republik Rakyat China, negara yang selama ini menjadi seteru AS dalam politik internasional.

Jenderal Andika Perkasa menyambut kedatangan Kepala Staf Gabungan Militer AS, Jenderal Mark, di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (24/7/2022) kemarin. Ini adalah kunjungan pertama panglima militer Paman Sam setelah satu dekade lebih.

"Jadi kunjungan dari Panglima Angkatan Bersenjata Chairman of the Joint Chiefs of Staff ini yang pertama dalam 14 tahun terakhir," papar Andika Perkasa di Plaza Mabes TNI.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (24/7), acara kunjungan itu diawali dengan upacara kehormatan di Lapangan Plaza Mabes TNI. Saat upacara kehormatan, diperdengarkan lagu kebangsaan Amerika Serikat dan lagu 'Indonesia Raya'.

Adapun berdasarkan rilis yang diterima, kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk membangun kerja sama militer. Setidaknya pasukan Kostrad, Marinir, Paskhas, masing-masing menurunkan 94 personel dalam upacara. Jenderal TNI Andika Perkasa juga mengajak Jenderal TNI Mark A Milley berkeliling. Mereka mengitari Mabes TNI menggunakan golf car.

Pangluma TNI Jendral Andika Perkasa bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata AS  General Mark A. MilleyPangluma TNI Jendral Andika Perkasa bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata AS General Mark A Milley. (Dwi Rahmawati/detikcom)

"Indonesia adalah negara yang sangat penting. Negara yang penting bagi Amerika Serikat," kata Mark A Milley dalam sambutannya.

Selanjutnya, Jokowi ke China.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT