ADVERTISEMENT

Stasiun Manggarai Jadi Sasaran Vandalisme, Kemenhub Minta Pelaku Ditindak

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 17:06 WIB
Stasiun Manggarai menjadi sasaran vandalisme. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub menyesali perbuatan tersebut. (Tangkapan layar video viral)
Stasiun Manggarai menjadi sasaran vandalisme. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub menyesali perbuatan tersebut. (Tangkapan Layar Video Viral)
Jakarta -

Stasiun Manggarai di Jakarta Selatan (Jaksel) menjadi sasaran vandalisme. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyesali perbuatan tersebut.

Dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (25/7/2022), tindakan vandalisme yang dilakukan ialah coret-coretan dinding dan mengotori papan penunjuk arah di Stasiun Manggarai. Vandalisme itu diduga dilakukan sekelompok masyarakat pada Minggu (24/7) malam.

Rode Paulus dari Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten menyebut timnya di lapangan langsung mengambil tindakan untuk membenahi fasilitas publik yang terkena dampak aksi vandalisme.

"Kami berterima kasih kepada tim dari PT KCI dan Kelurahan Manggarai yang sudah merapikan kembali coretan pada dinding maupun papan penunjuk arah sehingga hari ini tampilan stasiun sudah dapat kembali seperti sedia kala," urai Rode.

Dia menyayangkan tindakan vandalisme di Stasiun Manggarai tersebut dan berharap kejadian serupa tidak terulang di stasiun ini ataupun stasiun lainnya.

"Stasiun Manggarai adalah fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat, oleh sebab itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menjaga stasiun milik kita bersama ini," ucap Rode.

Kemenhub Minta Pelaku Vandalisme Diproses Hukum

Senada dengan Rode, juru bicara Kemenhub, Adita Irawati, berharap aksi vandalisme dapat ditindaklanjuti sehingga menimbulkan efek jera. Dia mengatakan fasilitas publik harus dijaga bersama.

"Stasiun Manggarai merupakan salah satu fasilitas publik yang seharusnya dipelihara dan dijaga bersama, sehingga pelaku vandalisme yang merusak fasilitas publik dapat diancam hukuman pidana," tegas Adita.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT