PAN Usul Kampanye di Kampus dalam Bentuk Diskusi

ADVERTISEMENT

PAN Usul Kampanye di Kampus dalam Bentuk Diskusi

Eva Safitri - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 08:55 WIB
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi
Foto Waketum PAN Viva Yoga: (Amir Baihaqi/detikcom)
Jakarta -

PAN mendukung kampanye Pileg dan Pilpres diadakan di kampus. Hal itu menurutnya sudah sesuai dengan pasal 280 UU Nomor 17 tentang pemilu.

"PAN setuju dan mendukung KPU bahwa partai politik, calon legislatif, atau pasangan calon presiden/ wakil presiden untuk dapat berkampanye di kampus atau lembaga pendidikan, dengan merujuk pada Pasal 280 ayat 1 (h) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu," kata Waketum PAN Viva Yoga dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/7/2022).

"Pasal tersebut melarang bagi Pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu untuk menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan, tetapi tidak melarang berkampanye," lanjut Viva.

Namun, Viva memberikan catatan yang harus diperhatikan untuk berkampanye di kampus. Salah satunya yakni membuat pakta integritas untuk menjunjung marwah universitas, mengedepankan moralitas akademis, obyektif, dan inklusif.

"Kedua, tujuan peserta pemilu berkampanye di kampus atau lembaga pendidikan adalah untuk meningkatkan partisipasi serta kesadaran politik mahasiswa sebagai pemilih cerdas dan mandiri, tidak golput dan skeptis," ujarnya.

"Di samping itu agar mereka sebagai calon pemilih dapat mengetahui dan memahami visi, misi, program, dan janji politik dari peserta pemilu dan calon legislatif. Agar jika mereka menang atau terpilih ada catatan dan rekam janji yang harus ditunaikan," lanjut Viva.

Selain itu, Viva mengusulkan kampanye di kampus diadakan dalam bentuk diskusi. Hal itu guna meningkatkan kualitas pemilu.

"Ketiga, mendekatkan calon pemilih kepada peserta pemilu atau caleg melalui kampanye model diskusi. Hal ini akan semakin meningkatkan kualitas pemilu," ujarnya.

Saat ini PAN tengah mengkaji materi untuk kampanye di kampus. PAN ingin mendekatkan diri dengan basis konstituen untuk menjalankan demokrasi berkualitas.

"PAN saat ini sedang mengkaji bahan dan materi kampanye di kampus atau lembaga pendidikan untuk mendekatkan diri dengan basis konstituen dan agar pelembagaan demokrasi semakin berkualitas dengan terwujudnya pemilu yang berintegritas," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan kampanye pemilu di kampus dibolehkan. Namun KPU mengungkapkan kampanye pemilu di kampus harus memperhatikan sejumlah catatan.

"Jadi begini, yang namanya kampanye kegiatan yang dilakukan oleh peserta pemilu, dalam rangka untuk apa? Menyampaikan visi-misi, program kegiatan yang akan dia kerjakan, untuk memenangi pemilu," kata Ketua KPU Hasyim Asy'ari dalam acara bimbingan teknis KPU Provinsi/KIP Aceh di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7).

"Nah, pertanyaannya, untuk kampanye boleh di mana saja, termasuk dalam kampus, pesantren, tapi ingat ada catatannya," sambungnya.

(eva/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT