ADVERTISEMENT

MPR Harap Kemajuan Teknologi Lahirkan Banyak Orang Hebat di Gen Z

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 24 Jul 2022 16:45 WIB
Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Biro Humas Setjen MPR, Budi Muliawan
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Biro Humas Setjen MPR, Budi Muliawan menilai generasi Z yang lahir di rentang 1997-2012 sebagai generasi yang sangat beruntung. Menurutnya, sejak lahir hingga mencapai usia matang mereka sudah melek teknologi dan berada dalam era di mana teknologi digital tumbuh dan berkembang.

Berdasarkan data sensus penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Februari-September 2020, jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen dari total populasi berjumlah 270,2 juta jiwa. Sementara, generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa atau 25,87 persen.

Menurut Budi, Generasi Z mempunyai nilai lebih bila saling bersinergi antar sesama maupun bersinergi dengan elemen bangsa lainnya. Ia menyebutkan Generasi Z yang sudah melek teknologi dalam kesehariannya sangat aktif berselancar di berbagai platform media sosial, bahkan mereka memiliki lebih dari satu akun di medsos.

"Potensi ini harus betul-betul disadari para mahasiswa dan pemuda," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (24/7/2022).

Sebagai generasi yang menguasai teknologi informasi, kata Budi, Generasi Z sangat mudah mengakses berbagai informasi. Kemudahan akses ini tidak dirasakan oleh generasi Baby Boomers yang lahir pada tahun 1946-1964. Saat itu, akses informasi yang diterima Generasi Baby Boomers sangat terbatas karena sebagian besarnya berasal dari media cetak seperti Koran.

"Kita harap akses yang dilakukan bisa menambah wawasan, daya kreatif, imajinasi serta inovasi," tuturnya.

Oleh karena itu, Budi menilai Generasi Z semestinya bisa melahirkan lebih banyak orang hebat dibanding generasi Baby Boomers berkat adanya kelebihan teknologi saat ini.

"Saya mengajak Generasi Z untuk mengisi kemerdekaan dengan cara kalian sendiri. Silakan kalian bebas, asal tetap lakukan hal yang positif serta tetap bersandar kepada nilai-nilai luhur bangsa dan tidak pernah berhenti belajar," jelas Budi.

Ia pun mengajak generasi muda dan mahasiswa menghadapi tantangan yang terus berkembang dari waktu ke waktu dan tidak sama dengan masa-masa sebelumnya. Menurutnya, era kemajuan teknologi berbasis digital yang berkembang sangat cepat telah mewarnai dan mempengaruhi segala sendi kehidupan bangsa Indonesia. Kecanggihan teknologi ini membuat jarak dan waktu seperti tak ada sekat lagi. Semuanya serba cepat, mudah dan efisien.

"Kemajuan teknologi seperti yang saat ini kita alami menjadi tantangan bersama," terangnya.

Halaman Selanjutnya: Peran Generasi Muda dalam Sejarah Kemerdekaan RI

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT