Polisi Ungkap Emak-emak Hina Iriana Jokowi Terindikasi Gangguan Jiwa

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Emak-emak Hina Iriana Jokowi Terindikasi Gangguan Jiwa

Nadhir Attamimi - detikNews
Minggu, 24 Jul 2022 11:35 WIB
Video berisi seorang emak-emak menghina Ibu Negara, Iriana Joko Widodo (Jokowi), viral di media sosial. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka merespons video tersebut dengan santai.

Video emak-emak menghina Iriana Jokowi itu viral di media sosial seperti dilihat detikcom, Sabtu (23/7/2022). Emak-emak mengenakan baju warna coklat dan berkaca mata selfie merekam aksinya.

Di dalam video viral, perempuan tersebut melontarkan kata sejumlah kata yang menghina Iriana Jokowi. Tak hanya itu, saat melontarkan hinaan, perempuan tersebut juga meludah.
Emak-emak penghina Ibu Negara Iriana Jokowi (Tangkapan Layar Video Viral)
Jakarta -

Emak-emak yang menghina Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) sambil meludah berinisial ENS (37) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), diperiksa setelah ditangkap. Polisi menyebut emak-emak itu terindikasi mengalami gangguan jiwa.

"Hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi, terindikasi bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa," kata Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Alamsyah Nugraha saat dimintai konfirmasi detikSulsel, Minggu (24/7/2022).

Alamsyah mengatakan pelaku selama ini terobsesi dengan sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dari keterangan yang diambil, pelaku beranggapan Presiden Jokowi menyukainya.

Ia mengungkapkan, pelaku sengaja meng-upload video di akun sosial medianya dengan tujuan agar Iriana Jokowi melihatnya. Ia berharap melalui video itu Iriana Jokowi sakit hati.

"Pelaku menganggap ibu Iriana sebagai saingan, karena pelaku sangat menyukai Pak Jokowi," jelasnya.

Merujuk hasil pemeriksaan sementara pelaku yang terindikasi mengalami gangguan jiwa, maka polisi akan melakukan observasi kejiwaan terhadap penghina Iriana Jokowi.

Baca di sini.

Simak Video: Emak-emak Hina Iriana Jokowi Sambil Meludah Berujung Diamankan Polisi

[Gambas:Video 20detik]




(gbr/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT