ADVERTISEMENT

Pengakuan Guru Honorer SMK di Manado yang Diduga Dilecehkan Wakepsek

Trisno Mais - detikNews
Sabtu, 23 Jul 2022 18:52 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Foto: dok. iStock
Jakarta -

Seorang guru honorer SMK berinisial HT di Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh wakil kepala sekolahnya sendiri. Akhirnya korban berinisial FC itu melaporkan kejadian ini ke polisi.

Dilansir dari detikSulsel, FC menyebut peristiwa itu terjadi pada Senin (4/7/2022) siang hari. Saat itu dirinya sedang sendiri di ruangan guru.

"Itu kejadian kurang lebih jam 2 siang, kebetulan waktu itu saya sendiri di ruangan guru," kata korban FC saat ditemui detikSulsel, Sabtu (23/7).

Saat itu, sang wakepsek masuk ke ruangan dan menghampiri FC secara diam-diam setelah dua siswanya pergi. Saat itu juga, wakepsek langsung berupaya mencium wajah dan bibirnya. Sontak, FC langsing mendorong wakepsek dan marah-marah.

"Dia pelaku mau cium di mulut. Saat itu saya refleks angkat tangan untuk halangi tangannya yang sudah memeluk. Saya terkejut sambil melarang dan mendorongnya," katanya.

Setelah itu, FC mengaku merasa ketakutan dan meminta kedua siswa yang sebelumnya pergi untuk menemaninya. Lalu FC menceritakan kejadian ini kepada rekan-rekannya sehingga wakepsek tersebut dipolisikan.

Baca selengkapnya di sini.

(azh/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT