3 Sekolah di Bali Tidak Lulus UN 100%
Selasa, 20 Jun 2006 01:01 WIB
Bali - Hasil ujian nasional (UN) di Bali sangat mengejutkan. Sebanyak 103 siswa dari tiga sekolah di Bali, ketidaklulusannya mencapai 100 persen, yaitu 67 siswa SMA Dharma Kerti Sengkidu di Kabupaten Karangasem, 30 siswa SMA Pandawa di Kabupaten Badung, dan enam siswa di SMA saraswati, Kabpaten Gianyar. "Di tiga sekolah itu, tidak ada seorang murid pun yang lulus ujian nasional," kata Ketua Panitia UN Provinsi Bali, Ketut Wija kepada wartawan di kantornya, Jalan Puputan Raya Renon, Denpasar, Senin (19/06/2006).Mereka tidak lulus karena tidak memenuhi nilai standar pada mata pelajaran minimal yaitu 4,26 persen. Bahasa Inggris hanya mendapat nilai 3,58, dan Ekonomi 3,34 sedang pada jurusan IPA mendapat nilai mata pelajaran Matematika 2,30. Mata pelajaran yang lain, Bahasa Indonesia 7,78 dan Bahasa Inggris 6,71. Tahun 2006, jurusan IPA kelulusan mencapai 98,11 persen dari 8.613 siswa dari tahun lalu 95,72 persen, jurusan IPS kelulusan 93,31 persen dari 11.160 siswa sedangkan tahun 2005 sebesar 81,33 persen, program Bahasa kelulusan sebesar 95,92 persen dari 3.998 siswa Sedangkan tahun 2005 sebesar 87,84 persen saja, dan sekolah menengah kejuruan (SMK) kelulusan mencapai 99,9 persen dari 9.341 siswa. Total siswa yang tidak lulus sebanyak 1.640 siswa.Wija mengatakan, ketidaklulusan siswa peserta UN mencapai 100 persen kesalahan para guru pengajar. "Sarana dan prasarana sekolah cukup bagus, gedungnya bagus. Kita perlu kaji kejadian ini biasanya karena guru," ujarnya.Peserta ujian yang belum lulus harus menempuh pendidikan selama 1 tahun ataumengikuti program kejar paket C. Kejar paket C sendiri akan digelar selama tigabulan sejak Juli hingga November.
(ahm/)











































