Bila Dibubarkan, FPI Ganti Nama

- detikNews
Senin, 19 Jun 2006 17:35 WIB
Jakarta - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menilai pembubaran ormas tidaklah semudah membalikkan tangan. Menurutnya jika sebuah ormas hari ini dibubarkan, maka besok ormas tersebut akan muncul lagi dengan nama yang lain."Kalau FPI dibubarkan kami akan bikin lagi Front Penegak Islam," kata Habib Rizieq di sela diskusi "FPI-FBR Versus LSM Komprador," di Wisma Dharmala, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (19/6/2006).Habib Rizieq mengakui hingga kini FPI belum mengantongi izin pendirian ormas yang dikeluarkan oleh Depdagri meski sejak 8 tahun lalu sudah mendaftar. "Kami sudah daftar di Depdagri sejak 8 tahun lalu lengkap dengan AD/ART, pengurus, dan notariat pembentukan. Hanya saja selama 8 tahun Depdagri sengaja menggantung, tendang sana tendang sini hanya karena azasnya bukan Pancasila," ujar dia.Rizieq juga mengatakan jika memang alasannyua azasnya bukan Pancasila FPI akan dibubarkan, maka semua ormas Islam bisa jadi juga dibubarkan karena azas mereka bukan Pancasila. "Jangan-jangan Muhammadiyah juga dibubarkan karena azasnya Islam," imbuhnya.Dia menegaskan bukan hanya FPI tapi seluruh ormas Islam menolak pembubaran ormas yang akan dilakukan pemerintah.Dia mensinyalir gencarnya upaya pemerintah untuk membubarkan sejumlah ormas Islam merupakan bentuk intervensi dari Amerika Serikat. "Setelah Menhan AS datang, tahu-tahu muncul informasi kalau ormas mau dibubarkan," ketus dia.Rizieq menyayangkan rencana pembubaran ormas tidak dirundingkan terlebih dahulu, padahal GAM saja yang melawan NKRI masih diajak berunding. "FPI, MMI, FBR kan hanya mengkritisi pemerintah yang salah. Kenapa harus dibubarkan. Nggak usah susah-susah membubarkan FPI. Gampang saja pemerintah yang penting menegakkan hukum dan keadilan, nanti FPI akan bubar dengan sendiri," jelasnya.UU 8/1984 tentang ormas juga dianggap sebagai prudku orde Bru sehinga sudah tidak sesuai lagi dengan semangat regirmasi. Kalua openmeirntah menggunaka UU itu sebagai dasar pembuiabr ormas layak ditentang.

(san/)