ADVERTISEMENT

Panen Anggur di Cilincing, Anies: Ukraina Belajar dari Kita

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 22 Jul 2022 12:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan panen anggur di Cilincing
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan panen anggur di Cilincing (Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama istrinya, Fery Farhati menghadiri kegiatan panen anggur di lahan budidaya SPBU Tenan, Cilincing, Jakarta Utara. Anies membandingkan hasil panen di Cilincing dengan Negara Ukraina.

Anies awalnya menjelaskan kebun anggur tersebut merupakan wujud inisiatif dari warga yang dibina atau didukung kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan pihak swasta. Lahan budidaya anggur di SPBU Tenang memiliki luas 800 meter persegi serta terdiri dari 70 varietas anggur.

"Apa yang kita saksikan di sini adalah contoh nyata kolaborasi, bagaimana Pemerintah memainkan peran sebagai kolaborator dan warga sebagai co-creator. Ini inisiatif awalnya dari warga bernama Pak Sutarto yang biasa menjaga di tempat ini, memutuskan mengubah belukar menjadi kawasan bercocok tanam," kata Anies di lokasi, Jumat (22/7/2022).

Anies memandang kegiatan ini membuktikan tanaman anggur tak hanya dibudidayakan di kawasan beriklim sejuk. Pasalnya, kawasan Cilincing identik dengan kondisi panas dan udara gersang.

"Tempat ini menjadi tempat kita semua belajar bagaimana anggur ditanam di Cilincing Jakarta Utara. Ini tidak terbayang bagaimana Cilincing diasosiasikan sebagai daerah yang panas, gersang dan anggur merupakan tumbuhan yang tumbuh di kondisi sejuk, teduh. Tapi, di sini malah tumbuh 70 jenis anggur," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan panen anggur di CilincingGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan panen anggur di Cilincing (Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom)

Anies juga menyebut Negara Ukraina banyak belajar dari budidaya anggur di Cilincing. Pasalnya, panen raya di Cilincing bisa sampai dua kali dalam setahun, sementara di Ukraina biasanya hanya setahun sekali.

"Ada satu yang ingin saya garis bawahi, bahwa disini bisa panennya ada berapa kali?" jelasnya.

"Bahkan Ukraine sampai belajar kesini karena di sana hanya panen setahun sekali sementara di Cilincing bisa panen setahun dua kali," sambungnya.

Dia lantas meminta agar lahan di Cilincing dijadikan sebagai percontohan bagi masyarakat untuk bercocok tanam di lahan perkotaan. Dengan begitu, persepsi anggur buah mahal bisa terbantahkan karena kini buah itu bisa dinikmati seluruh masyarakat.

"Kita ingin anggur menjadi tanaman yang bisa ditanam dan dikonsumsi oleh siapa saja, karena selama ini anggur diasosiasikan sebagai buah dengan harga mahal. Sehingga, apabila semua menanam, maka semua bisa menikmati anggur," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengimbau bagi masyarakat yang ingin belajar dan menanam anggur di ruang yang terbatas, dapat langsung mengunjungi kebun anggur di Cilincing ini yang juga merupakan Kelompok Tani binaan Dinas KPKP, karena bibit anggurnya juga disediakan secara gratis.

"Sudah dipesankan kepada pemilik lahan agar tak ada jual beli, jadi ini semua gratis dibagikan ke masyarakat yang berminat dan harus dipelihara. Ke depan, kita kembangkan bersama dengan PKK untuk menanam anggur di ruang terbatas, seperti rooftop dan lain sebagainya," tandasnya.

Perlu diketahui, tanaman anggur di kebun anggur bernama Vezo Grapes Farm ini telah dilakukan uji kandungan Logam Berat (Cadmium dan Timbal) pada laboratorium Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta dengan hasil angka logam berat di bawah ambang batas. Hasil ini mengartikan bahwa tanaman anggur yang dihasilkan layak untuk dikonsumsi.

Adapun nutrisi tanaman anggur yang diberikan berupa pupuk organik cair buatan sendiri. Pupuk cair ini terbuat dari sisa-sisa buah dan sayuran limbah rumah tangga yang dibuat melalui proses fermentasi. Pada bulan Juli 2022, perkiraan buah anggur yang dapat dipanen adalah sebanyak 1,5 Kwintal.

Simak juga 'Buruh Minta Anies Banding Putusan UMP, Riza: Sedang Dipertimbangkan':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT