ADVERTISEMENT

Jaksa Agung Minta Jajaran Netral Jelang Pemilu 2024

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 22 Jul 2022 10:43 WIB
Kejagung menetapkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Mantan Dirut PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedardjo sebagai tersangka. Hal itu disampaikan oleh Jaksa Agung St Burhanuddin di Gedung Kartika Kejaksaan Agung, Senin (27/6/2022).
Foto Jaksa Agung ST Burhanuddin: (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-62. Dalam sambutannya, Burhanuddin meminta jajarannya untuk bersikap netral dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

"Saya imbau agar segenap insan Adhyaksa wajib bersikap netral, karena sikap netral sangat diperlukan demi terwujudnya atmosfer demokrasi dan penegakan hukum yang sejuk, kondusif, serta tidak berpihak dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, khususnya dalam mencegah potensi polarisasi politik menuju pesta demokrasi nanti," kata Burhanuddin di Lapangan Gedung Menara Khartika, Jaksel, Jumat (22/7/2022).

Burhanuddin menerangkan, meskipun Pemilu masih 2 tahun lagi, tapi suhu politik mulai terasa hangat tahun ini. Dari pengalaman sebelumnya, kata Burhanuddin, tahun politik diwarnai isu netralitas ASN Kejaksaan.

"Pesta demokrasi masih akan berlangsung sekitar dua tahun lagi, tetapi sejatinya suhu politik mulai terasa hangat sejak tahun ini. Pengalaman sebelumnya menyongsong tahun politik sedikit banyak akan diwarnai dengan isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), tak terkecuali ASN Kejaksaan," tuturnya.

"Posisi ASN Kejaksaan dalam kedudukannya sebagai pelayan masyarakat dan pelaksana jalannya pemerintahan di bidang penegakan hukum tidak akan lepas dari sorotan publik, karena dinilai berpotensi mampu menggerakkan kepentingan sosial dan kepentingan politik yang berada di sekitarnya," sambungnya.

Menurut Burhanuddin, sikap netral jaksa sangat diperlukan demi terwujudnya atmosfer penegakan hukum yang sejuk dan kondusif. Tak hanya itu, sikap netral jaksa juga mewujudkan demokrasi yang sehat khususnya dalam mencegah potensi polarisasi politik di Pemilu 2024.

"Karena sikap netral sangat diperlukan demi terwujudnya atmosfer demokrasi dan penegakan hukum yang sejuk, kondusif, serta tidak berpihak dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, khususnya dalam mencegah potensi polarisasi politik menuju pesta demokrasi nanti," ujarnya.

Terakhir, Burhanuddin mengajak jajarannya bersama-sama memperkuat Soliditas agar tetap fokus dan bekerja secara profesional. Dia mengingatkan jajarannya agar loyal hanya kepada negara.

Simak Video 'Jaminan Ketua KPU Akan Integritas Jajarannya':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT