Ratusan Siswa SMA Yogya Corat-coret Baju Seragam

Ratusan Siswa SMA Yogya Corat-coret Baju Seragam

- detikNews
Senin, 19 Jun 2006 14:28 WIB
Yogyakarta - Meski Yogya belum pulih dari kesedihan akibat gempa, ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Yogyakarta tetap merayakan kelulusan Ujian Nasional (UN) dengan meriah. Mereka mencorat-coret baju seragam, tubuh dan rambut dengan cat semprot warna-warni.Mereka meluapkan kegembiraannya di sekitar sekolah, seusai hasil UN diumumkan oleh sekolah masing-masing. Namun tidak banyak yang melakukan konvoi keliling kota memakai sepeda motor. Puluhan aparat kepolisian Poltabes Yogyakarta disiagakan di dekat sekolah yang dinilai rawan seperti di kawasan Stadion Mandala Krida, Kridosono Kotabaru, Terban dan Jl Sudirman.Ada beragam cara pengumuman hasil UN. Ada yang langsung ditempel di papan pengumuman, ada yang diumumkan di masing-masing kelas. Bila diumumkan di papan pengumuman, yang tertempel hanya nomor ujian, sedang nama siswa tidak dituliskan.Ada pula orangtua/wali murid yang datang ke sekolah untuk menerima surat pemberitahuan bila murid yang bersangkutan lulus ujian atau tidak. Namun ada pula sekolah yang hanya memanggil orangtua/wali murid yang lulus saja. Sedang siswa yang dinyatakan tidak lulus sudah diberikan surat pemberitahuan sejak tadi pagi.Meski orangtua saja yang harus hadir, banyak siswa yang tetap datang ke sekolah. Mereka hanya duduk bergerombol dengan teman-temannya menunggu pengumuman. Ada pula yang duduk ngobrol di warung-warung dekat sekolah. maupun duduk bergerombol d atas sadel sepedamotor.Saat diumumkan, begitu mengetahui dirinya dinyatakan lulus, mereka saling berjabat tangan dan ada yang langsung menyemprotkan cat semprot yang telah dibawa.Mereka bergantian mencorat-coret baju seragam. Tidak ada tulisan tertentu di baju seragam mereka. Yang ada hanyalah coretan tanpa arti dan warna-warni."Pokoknya senang bisa lulus saat ini. Banyak teman kami yang tidak lulus ujian karena standar lulus juga naik," kata Retno (19) salah seorang siswa SMKN 6 kepada detikcom. (nrl/)


Berita Terkait