Mendes Mau Beri Penghargaan bagi Desa yang Capai Status Desa Mandiri

ADVERTISEMENT

Mendes Mau Beri Penghargaan bagi Desa yang Capai Status Desa Mandiri

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 21 Jul 2022 17:49 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim
Foto: Kemendes PDTT
Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim mengatakan Kemendes PDTT terus memacu kinerja desa di Indonesia untuk mencapai status desa mandiri. Salah satunya dengan memberikan berbagai penghargaan khusus bagi desa yang memenuhi indikator status desa mandiri.

Hal itu diungkapkan Abdul Halim dalam kegiatan menyapa Kepala Desa yang masuk kategori Mandiri di wilayah Sulawesi, Kalimantan, Papua dan Maluku secara virtual hari ini.

"Sampai saat ini belum ada 10% desa dari 6.038 desa yang ditetapkan sebagai desa mandiri. Untuk itu kita perlu mengapresiasi," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/7/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Halim menyampaikan rasa kebanggaan dan ucapan selamat kepada desa yang sukses masuk kategori mandiri. Diketahui, sebanyak 6.068 Desa masuk kategori mandiri sesuai dengan Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 80 Tahun 2022.

Abdul Halim pun menaikkan payung hukum status desa mandiri yang termasuk dalam Indeks Desa Membangun (IDM) yang sebelumnya level Direktur Jenderal menjadi Keputusan Menteri. "Ini merupakan prestasi membanggakan jadi saya naikkan level payung hukum menjadi Keputusan Menteri Desa," katanya.

Terkait lencana penghargaan, Abdul Halim menyebut bentuknya akan berupa logo Kemendes dengan lempeng warna emas dipadukan tulisan Desa Mandiri di atas kain warna ungu. Lencana ini kemudian diberikan kepada desa mandiri yang telah ditetapkan melalui keputusan menteri.

"Lencana ini bakal dipasangkan di atas saku sebelah kiri," ujarnya.

Lencana ini nantinya digunakan oleh kepala desa pada berbagai acara resmi, seperti perayaan HUT Kemerdekaan dan Peringatan Ulang Tahun UU Desa. Tak hanya itu, Kemendes juga bakal berikan lencana bagi kades yang sukses jalankan beberapa tujuan dari SDGs Desa yang berjumlah 18 Goals itu.

"Semakin banyak prestasi yang didapat desa, maka semakin banyak lencana yang didapat. Khusus untuk SDGs desa yang meraih capaiaan desa, setiap raihan SDGs akan dapat pin. Misalnya, desa yang sudah meraih bebas kemiskinan," imbuhnya.

Abdul Halim berharap program ini bisa menjadi legasi kiprah kepala desa dalam upaya pembangunan desa, sehingga menjadi semangat atau inspirasi kepala desa setelahnya dalam meningkatkan prestasi dalam pembangunan desa.

Sementara itu, beberapa kepala desa yang telah ditetapkan sebagai desa mandiri menyambut baik dengan terobosan baru dalam memberikan apresiasi kepada desa yang berprestasi. Salah satunya adalah Kepala Desa Tabobo Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Citra Kawulusan yang akan menggenjot terus pembangunan di desanya dengan adanya apresiasi langsung dari Abdul Halim tersebut.

"Kami akan lebih maksimal dalam melakukan pembangunan desa," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Halim juga mendengarkan aspirasi dari sejumlah kepala desa, di antaranya terkait alokasi maksimal untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa itu serta aspirasi dari Desa Suka Raja yang masuk dalam wilayah Ibu Kota Negara (IKN) baru di wilayah Kalimantan Timur.

Simak juga 'Sewindu UU Desa, Mendes Ingin Warga Desa Melek Data':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT