Soal Hasil UN, Siswa Korban Gempa Yogya Tak Dibedakan
Senin, 19 Jun 2006 13:23 WIB
Jakarta -
Siswa peserta Ujian Nasional (UN) di daerah bencana tidak mendapat perlakuan khusus. Jika tidak lulus, seperti siswa lainnya, mereka bisa mengikuti ujian persamaan paket B dan C.Demikian disampaikan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Fasli Jalal, dalam jumpa pers di kantornya, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (19/6/2006)."Anak-anak yang tidak lulus masih diberikan kesempatan mengikuti ujian kesetaraan paket B dan C. Ini (ujian kesetaraan) untuk anak-anak di sini dan di Yogya (korban gempa)," kata Fasli.Menurut Fasli, ijazah dari ujian kesetaraan paket B dan C ini juga bisa dipergunakan sebagai syarat masuk ke perguruan tinggi. Namun diingatkan Fasli, ujian kesetaraan paket B dan C ini bukan jaminan kelulusan bagi seorang siswa. Perihal tidak adanya perlakuan khusus bagi siswa korban bencana alam juga dibenarkan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Depdiknas Bambang Soehendro. Sebab, UN dilaksanakan sebelum bencana gempa Yogya terjadi."Tidak ada perlakuan istimewa untuk siswa yang tidak lulus di daerah bencana. Bagi yang tidak lulus bisa menempuh ujian paket B dan C," ungkap Bambang.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































