Tingkat Keterisian RS COVID di DKI Naik Jadi 19 Persen, ICU 12 Persen

ADVERTISEMENT

Tingkat Keterisian RS COVID di DKI Naik Jadi 19 Persen, ICU 12 Persen

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 21 Jul 2022 15:45 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Nahda/detikcom)
Jakarta -

DKI Jakarta melaporkan kenaikan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di 140 rumah sakit rujukan COVID-19. Tercatat, BOR isolasi RS COVID-19 DKI saat ini meningkat menjadi 19 persen.

"BOR-nya ada 19 persen dari 3.608 tempat tidur, sudah terpakai 670," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (21/7/2022).

Riza menyebut angka ini mengalami peningkatan 3 persen dibandingkan BOR isolasi RS COVID-19 pada pekan lalu, sebesar 16 persen. Sedangkan ICU terisi 71 atau 12 persen dari total 6.010 tempat tidur yang disiapkan. Jumlah itu meningkat 1 persen dibandingkan BOR ICU pekan lalu.

"Semua fasilitas sarana prasarana, tenaga kesehatan, terus kita siapkan kesiapsiagaannya kita dukung, kita tingkatkan," jelasnya.

Per kemarin (Rabu, 20/7), Pemprov DKI melaporkan penambahan kasus COVID-19 di DKI Jakarta sebanyak 2.950 orang. Secara total, jumlah orang di Jakarta yang pernah positif COVID-19 sepanjang pandemi melanda Ibu Kota sebanyak 1.301.285 orang.

Sebanyak 1.268.249 orang dinyatakan sembuh dan 15.373 orang meninggal dunia. Adapun kasus aktif Jakarta mengalami penambahan 2.129 kasus sehingga total kasus aktif secara keseluruhan menjadi 17.663 orang.

Di sisi lain, program vaksinasi COVID-19 terus bergulir. Untuk capaian program vaksinasi COVID-19 DKI dosis 1 sebanyak 12.578.724 orang dengan proporsi 70,6 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,4 persen warga KTP non-DKI.

Sedangkan total dosis 2 mencapai 10.748.093 orang dengan proporsi 73,9 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,1 persen warga KTP non-DKI. DKI juga melaporkan capaian vaksinasi booster atau dosis 3 sebanyak 4.2.286.425 orang.

"Pemprov juga memastikan ada peningkatan penggunaan atau pelaksanaan dari vaksin atau booster ketiga, terus kami upayakan," imbuhnya.

Simak juga 'COVID RI 20 Juli Ngegas, Tambah 5.653 Kasus-10 Kematian':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT