Anak Korban Lumpur Lapindo Tetap Sekolah di Pengungsian

Anak Korban Lumpur Lapindo Tetap Sekolah di Pengungsian

- detikNews
Senin, 19 Jun 2006 12:29 WIB
Sidoarjo - Namanya anak-anak, selalu tampil gembira meski hidup di pengungsian Pasar Porong Baru, Sidoarjo.Anak-anak korban lumpur panas Lapindo Brantas Inc ini tetap main sepakbola, bola voli yang terbuat dari kertas, dan kejar-kejaran dengan tawa lepas mereka, Senin (18/6/2006).Sebagian dari mereka, tetap menuntut ilmu seperti sediakala. Para pelajar ini mengenakan seragam sekolah seperti biasanya, tapi ada yang tidak. Mereka lesehan di los pasar yang kosong. Para guru juga datang ke pengungsian untuk mengajar anak didiknya.Aktivitas belajar mengajar itu antara lain dilakukan oleh para siswa-guru Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif dan MI/Mts/MA Abil Hasan Asy Syadziy Jatirejo. Karena belajar di pengungsian, wajar bila di kiri kanan kelas darurat itu penuh cantelan jemuran pengungsi.Aktivitas pengungsi lainnya adalah menonton televisi. Lapindo Brantas Inc menyediakan beberapa unit televisi 21 inci di sejumlah los. Pengungsi lainnya sibuk memasak dengan menggunakan kompor yang mereka bawa dari rumah. Kompor dan alat masak itu ditempatkan di dekat 'kamp' mereka.'Kamp' itu berupa los pasar yang masih kosong, lalu dikelilingi kain gorden, jarik maupun sarung seadanya. Pokoknya asal tertutup. Namun, ada juga pengungsi yang sibuk memasak di dapur umum.Di pasar yang sebagian besar masih kosong itu juga berdiri sejumlah posko relawan. Misalnya saja posko NU, posko peduli perempuan dan anak, posko kesehatan PKS, dan posko terpadu Pemkab Sidoarjo dan Lapindo Brantas Inc. Posko-posko itu memiliki persediaan logistik aneka macam, seperti mi instan, makanan bayi, beras, dsb.Selain itu juga dibangun rumah sakit lapangan dan posko satkorlak di sebuah ruko yang ada di komplek pasar tersebut.Jumlah pengungsi tercatat 820 KK atau 3.155 jiwa. Di antaranya adalah balita sebanyak 289. Mereka berasal Desa Reno Kenongo, Jatirejo, dan Siring. Mereka menempati 14 blok pasar. (nrl/)


Berita Terkait