ADVERTISEMENT

Dalih Suami Bunuh Istri di Bogor: Sakit Hati Diselingkuhi Berkali-kali

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 20 Jul 2022 19:05 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto ilustrasidetikfoto
Ilustrasi Pemasangan Police Line (Rachman Haryanto/detikcom)
Bogor -

Pria berinisial J (26) membunuh istrinya sendiri, M (24), di Desa Citamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Pelaku berdalih membunuh istrinya itu karena korban berselingkuh.

"Dari keterangan pelaku, pelaku melakukan tindak pidana tersebut dikarenakan pelaku merasa tidak terima dengan perkataan korban. Kemudian juga diketahui korban ini sudah beberapa kali berselingkuh dengan orang lain," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Rabu (20/7/2022).

Apa pun dalihya, perbuatan pelaku tetap tidak bisa dibenarkan. Polisi saat ini menahan pelaku atas tuduhan pembunuhan tersebut.

Polisi menyita beberapa barang bukti dari kejadian tersebut. Di antaranya pakaian pelaku dan korban di sekitar lokasi pembunuhan saat kejadian.

Sebelum korban ditemukan tewas, Siswo mengatakan, sempat terjadi cekcok di antara keduanya. Pelaku kemudian menampar korban hingga pingsan.

"Dari keterangan pelaku, awalnya terjadi cekcok di sebuah tempat tidak jauh dari saung tersebut. Kemudian, karena emosional, akhirnya pelaku menampar korban sehingga akhirnya pingsan," kata Siswo.

Pelaku sempat mengangkat tubuh korban dan membawanya ke saung. Melihat korban masih hidup, pelaku kemudian menghabisi nyawa korban.

"Sempat waktu itu mengangkat tubuh korban kurang-lebih 100 meter dan membawa ke sebuah saung. Ketika di saung tersebut, pelaku masih melihat bahwa korban ini masih bergerak, masih hidup. Karena memang pelaku sudah emosional, muncul untuk menghilangkan nyawa korban. Kemudian dia membekap mulut korban, kemudian mencekik untuk memastikan korban benar-benar mati," ujarnya.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (17/7), sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian terungkap bermula dari adanya laporan warga terkait penemuan mayat.

"Peristiwa ini sendiri diketahui berawal dari adanya laporan dari masyarakat tentang adanya mayat yang diketahui pada hari Minggu, 17 Juli sekitar pukul 09.00 WIB," terangnya.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat tersebut. Hingga identitas pelaku akhirnya bisa diketahui.

"Selanjutnya, berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang ada, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku pada hari Selasa 19 Juli di daerah Kabupaten Brebes," ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. J kini ditahan di Mapolres Bogor.

Lihat juga video 'Suami di Tasik Jual 'Tubuh' Istrinya Karena Sering Selingkuh':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT