Fahri Hamzah Geram Lampu Merah CBD: Saya Hampir Jadi Korban

ADVERTISEMENT

Fahri Hamzah Geram Lampu Merah CBD: Saya Hampir Jadi Korban

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 20 Jul 2022 15:22 WIB
Kisah Fahri Hamzah dengan KPK: Dulu Sinis Kini Bermulut Manis
Fahri Hamzah (M Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menyebut pengaktifan traffic light atau lampu merah di dekat lokasi kecelakaan maut truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, merupakan permintaan anak usaha Ciputra Group, PT Ciputra Nugraha Internasional. Wakil Ketua Umum Gelora Fahri Hamzah geram terhadap Dishub yang mengamini permintaan tersebut.

Fahri menyampaikan kegeramannya lewat cuitan di akun Twitternya, @Fahrihamzah. Dia heran Dishub menyetujui permintaan pengusaha.

"Terus? Meski salah, dikasih gitu?" cuit Fahri Hamzah, Rabu (20/7/2022). Cuitan Fahri Hamzah ini sudah diizinkan dikutip dan sudah disesuaikan dengan ejaan yang benar.

Fahri lalu menjelaskan maksud cuitannya itu. Dia menuding pemasangan lampu merah di lokasi kecelakaan maut truk Pertamina itu menyalahi kepentingan masyarakat. Dia menuding ada kongkalikong di balik pemasangan lampu merah itu.

"Pemasangan lampu merah itu jelas menyalahi kepentingan umum dan jelas sekarang sudah jatuh korban. Pastilah ada kesalahan prosedur dan pengakuan bahwa itu permintaan pengusaha adalah sebuah pengakuan telah terjadi kongkalikong yang merugikan masyarakat," ucapnya.

Fahri tidak menjelaskan siapa pihak yang kongkalikong. Namun, dia mendesak polisi mengusut perizinan pemasangan lampu merah tersebut.

"Saya nggak tahu (kongkalikong siapa dengan siapa), tapi memenuhi kepentingan pengusaha untuk mengorbankan kepentingan dan keselamatan umum adalah pidana. Wajib (diusut polisi)," ujar Fahri.

Fahri Pernah Hampir Jadi Korban Lampu Merah Cibubur

Lebih lanjut Fahri Hamzah mengungkap pernah juga hampir menjadi korban lampu merah tersebut. Dia yakin pasti ada prosedur yang dilanggar dari pemasangan lampu merah itu.

"Saya juga sekeluarga hampir jadi korban di tempat itu karena penempatan rambu-rambu atau lampu merah di tempat yang salah," jelasnya

"Sementara UU lain mengikat pejabat untuk membuat kebijakan yang menyelamatkan pengguna lalin. Sementara ini jelas karena permintaan yang diakui (Dishub Bekasi). Artinya pasti salah prosedur dan kemungkinan terjadi kongkalikong," lanjut dia.

Penjelasan Dishub Bekasi

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi sebelumnya menyebut pengaktifan traffic light atau lampu merah di dekat lokasi kecelakaan maut truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, merupakan permintaan anak usaha Ciputra Group, PT Ciputra Nugraha Internasional.

Hal itu disampaikan Dishub Kota Bekasi dalam rilisnya pada 25 Januari 2022. Siaran pers tersebut berjudul 'Dishub Kota Bekasi Uji Coba Traffic Light Simpang Baru Kawasan Perumahan Citra Grand Cibubur'.

Dalam siaran pers itu, Dishub Kota Bekasi menyampaikan perihal rencana pengoperasian Simpang baru Kawasan Perumahan Citra Grand Cibubur CBD. Simpang tersebut diinisiasi untuk membuka akses jalan baru yang dapat dilalui oleh kendaraan umum yang menghubungkan antara jalan alternatif Cibubur-Cileungsi dengan Jalan Cibubur CBD dan Jalan Lurah Namat (Jatirangga).

"Hal ini menindaklanjuti surat dari PT Ciputra Nugraha Internasional Nomor 004/LP/CGCC/EN/I/22 Tanggal 13 Januari 2022 tentang Permohonan Pengaktifan Instalasi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (Traffic Light), serta untuk optimalisasi aksebilitas maka dibuat simpang baru di depan kawasan Perumahan Citra Grand Cibubur CBD dengan membuka median tengah dan pengaturan simpang menggunakan traffic light," demikian bunyi keterangan tersebut seperti dilihat detikcom pada Selasa (19/7).

Dishub Kota Bekasi mengklaim pembukaan akses jalan penghubung tersebut sangat membantu dalam aspek lalu lintas. Terutama dalam hal distribusi penyebaran dan pergerakan orang ataupun barang.

"Namun, dengan memperhatikan kondisi alinyemen jala, diperlukan adanya penambahan fasilitas lalu lintas untuk tetap menjaga keselamatan, kelancaran, dan ketertiban berlalu lintas," lanjut Dishub Kota Bekasi.

Simak Video 'Buntut Kecelakaan Truk Pertamina: Sopir-Kernet Tersangka, U-Turn Ditutup':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT