ADVERTISEMENT

ABG 'SCBD' Nyenyak Tidur Ngemper Berujung Dibangunin Satpol PP

Yulida Medistiara, Indra Komara - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 21:05 WIB
Satpol PP membangunkan ABG SCBD yang tidur ngemper di jembatan dekat Stasiun BNI City (dok Instagram @satpolpp.dki)
Satpol PP membangunkan ABG 'SCBD' yang tidur ngemper di jembatan dekat Stasiun BNI City (Dok. Instagram @satpolpp.dki)
Jakarta -

Sebuah video viral ABG Kelompok Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok (SCBD) tidur ngemper di jembatan dekat Stasiun BNI City. Petugas Satpol PP DKI terjun ke lokasi untuk membangunkan remaja tersebut.

Dilihat, Selasa (19/7/2022), video itu memperlihatkan sejumlah anak muda tengah tertidur pulas di sebuah jembatan. Mereka tidur ngemper tanpa alas.

Narasi video viral itu menyebutkan 'sisi gelap Citayam Fashion Week'. Diduga para ABG itu menunggu jadwal kereta pagi untuk pulang.

Satpol PP kemudian melakukan penertiban. Satpol PP datang ke jembatan dekat Stasiun BNI, pada Senin (18/7). Petugas membangunkan para ABG tersebut.

Aksi penertiban itu diunggah di akun sosmed Satpol PP DKI. Setelah ditertibkan, jembatan itu pun kembali bersih.

"Tidur ada tempatnya, bangun ada waktunya.... Ruang publik Jakarta terbuka untuk semua, Ketertiban Jakarta juga tanggung jawab semua. Yuk kolaborasi jaga tertibnya kota Jakarta, kota kita yang indah, bersih dan kerenn...," tulis akun Satpol PP DKI.

Sebelumnya, Satpol PP Kecamatan Menteng menggandeng pegiat Tiktok, Jeje Slebew melakukan sosialisasi aturan 'nongkrong' di kawasan Sudirman dan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Remaja yang 'nongkrong' di kawasan Stasiun Sudirman dan BNI City juga diharapkan bisa pulang ke rumah masing-masing pada pukul 22.00 WIB.


Polisi Bakal Usir ABG Nongkrong di Dukuh Atas Lewat Jam 10 Malam

Dua orang anak baru gede atau ABG menjadi korban perampasan saat nongkrong di Taman Dukuh Atas hingga dini hari. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin akan mengusir ABG yang masih nongkrong di atas jam sepuluh malam di kawasan tersebut.

"Iya kita pasti usir, dan kita imbau untuk pulang ke rumah masing-masing," kata Komarudin kepada wartawan, Rabu (13/7/2022).

Komarudin mengatakan adanya kasus perampasan menjadi peringatan bagi semua pihak. Dia mengimbau masyarakat tidak nongkrong melebihi jam malam.

"Kalau disanksi sih kayaknya tidak, jadi kita beri imbauan aja, karena ada batasan-batasan, aktivitas masyarakat sekitar, ada beberapa tempat yang tidak boleh menjadi tempat berkerumun, seperti contoh Bundaran HI, ini kita imbau untuk tidak lama-lama disana untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan," katanya.

Lihat video 'Momen Sejumlah ABG 'SCBD' Tidur Ngemper di Dukuh Atas':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT