Al-Qaeda akan Serang Subway
Senin, 19 Jun 2006 05:27 WIB
Nerw York - Al-Qaeda pernah merencanakan sebuah serangan gas beracun di stasiun kereta bawah tanah (Subway) di New York. Serangan itu dilakukan setelah 45 hari setelah tragedi WTC 11 September 2001.Rencana serangan itu telah diplot oleh salah satu wakil Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda. Hal ini diungkapkan dalam sebuah buku laporan yang disengaja diterbitkan majalah Time.Dua pejabat AS yang mengetahuinya, tidak membantah sejumlah laporan yang dibuat Ron Suskind dalam bukunya yang bertajuk "The One Percent Doctrine. Ron adalah wartawan pemenang Pilitzer.Pejabat pemerintah itu menyatakan, AS telah terbiasa menghadapi rencana penyerangan dengan menggunakan gas beracun. Namun mereka tidak sependapat dengan isi laporan yang menyatakan serangan itu dilakukan 45 hari setelah tragedi WTC. Informasi yang mereka terima, serangan tidak pernah disebutkan secara spesifik."Kita selalu waspada akan rencana itu," kata Paul Browne, wakil komisaris Kepolisian New York, seperti dikutip CNN, Senin (19/6/2006).Juru bicara FBI, Bill Carter menolak untuk mengomentari isi laporan tersebut.Menurut buku laporan majalah intelijen AS tengah mempelajari isi dari sebuah laptop yang dimiliki oleh warga Bahrain yang tertangkap di Saudi Arabia pada awal 2003. Isi dalam laptop itu menyangkut soal rencana serangan dengan menggunakan gas sianida.
(mar/)











































