ADVERTISEMENT

Legislator Minta Lampu Merah di Lokasi Kecelakaan Maut Cibubur Dicabut!

Gibran Maulana - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 10:34 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi (dok. Bambang).
Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi (Foto: dok. Bambang)
Jakarta -

Truk Pertamina mengalami kecelakaan maut di turunan Jl Transyogi, Cibubur, Kota Bekasi. Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi meminta lampu merah di lokasi kecelakaan maut Cibubur dicabut.

"Usut tuntas dan cabut lampu merah tersebut, agar tidak ada lagi korban ke depan," kata Bambang Haryadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/7/2022).

Bambang menyebut penempatan lampu merah di lokasi kecelakaan maut Cibubur amat membahayakan. Kendaraan besar seperti truk Pertamina, kata dia, menjadi rentan kecelakaan.

"Dan penyebab utama selain dari penabrak adalah penempatan lampu merah yang tidak benar dan sangat membahayakan," kata dia.

"Lokasi lampu merah ada di tengah antara turunan dan tanjakan ini sangat berbahaya. Terlebih untuk kendaraan besar yang memuat beban berat," imbuh Bambang.

Politikus Partai Gerindra itu meminta pemerintah pusat meminta penjelasan kepada semua pihak yang terkait kecelakaan maut di Cibubur terkait penempatan lampu merah.

"Bahkan saya mendengar sebelumnya juga pernah terjadi kecelakaan di tempat tersebut," katanya.

Bambang mengapresiasi Pertamina yang menyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan maut di Cibubur. Lagi-lagi Bambang mengkritik penempatan lampu merah.

"Dan saya berharap pihak yang lain juga harus ikut bertanggung jawab. Karena yang terjadi kemarin adalah akibat, namun penyebab utama adalah penempatan lampu merah yang tidak tepat. Itu harus ada yang bertanggung jawab," ujar Bambang.

Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan pihaknya akan menyurvei ulang terkait keberadaan lampu merah di lokasi. "Nanti kita survei kembali," kata Firman saat dihubungi detikcom, Senin (18/7).

Sementara itu, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan mengatakan akan membawa masalah lampu merah di pertigaan CBD ini ke forum focus group discussion (FGD) yang melibatkan stakeholder terkait. Aan mengatakan pihak kepolisian akan meminta masukan dari forum FGD terkait lampu merah di jalanan turunan tersebut.

Aan menjelaskan FGD ini nantinya akan membahas secara spesifik terkait perambuan di lokasi kecelakaan. Dari forum FGD ini nantinya bisa mendapat masukan apakah perambuan di lokasi diperlukan atau tidak.

"Makanya, nanti setelah olah TKP, ada FGD terkait lampu merah, perambuan, dan lainnya yang ada di sini. Sehingga kita bisa menyarankan hasil dari olah TKP ini apa. Apakah tidak ada perambuan, atau mungkin lampu merah di turunan. Nah, ini nanti hasilnya akan diberikan saran ke stakeholder," kata Aan.

Simak Video 'Sehari Usai Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Lampu Merah di TKP Dinonaktifkan':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT