ADVERTISEMENT

Ustaz-Pendeta Jadi Korban, Wamenag Kutuk Keras Pembantaian Keji KKB di Nduga

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 07:48 WIB
Wamenag Zainut Tauhid
Foto: Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi (dok.Kemenag).
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) mengutuk aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua yang menewaskan 10 orang, termasuk ustaz dan pendeta. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengutuk keras pembantaian keji tersebut.

"Saya sangat mengutuk keras kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang telah menganiaya dan menembak 10 orang di Kabupaten Nduga, Papua, yang di antara korbannya adalah para tokoh agama," kata Zainut, saat dihubungi, Senin (18/7/2022).

"Sasaran kekejaman KKB sudah tidak memandang bulu, bahkan sudah menyasar kepada tokoh-tokoh agama, baik itu pendeta maupun Ustadz. Hal ini menurut saya sudah melampaui batas nilai kamanusiaan," katanya.

Zainut meminta aparat keamanan terus melakukan operasi untuk menumpas KKB. Menurutnya KKB telah melakukan teror terhadap masyarakat.

"Untuk hal tersebut kami sangat berharap agar aparat keamanan terus meningkatkan operasi militernya untuk menumpas KKB yang sudah jelas-jelas melakukan tindakan teror kemanusiaan yang sangat keji dan biadab," katanya.

Dia meminta para pendakwah atau tokoh agama menghindari daerah-daerah konflik sementara waktu. Dia juga meminta meminta agar pendakwah di Papua dilindungi.

"Kami mengimbau kepada para tokoh agama untuk sementara waktu menghindari daerah-daerah konflik dalam melaksanakan tugas dakwah maupun misi pelayanan kepada umat agar terhindar dari bahaya," katanya.

"Kami juga memohon kepada aparat keamanan untuk memberikan perlindungan secara maksimal kepada para tokoh agama, agar mereka merasa aman dan tenteram dalam melaksakan tugas dakwah atau misi pelayanan agama yang sangat mulia," ucapnya.

Lihat juga Video: 10 Orang Tewas Dibantai KKB di Nduga Papua, Ini Identitas Korban

[Gambas:Video 20detik]



(aik/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT