ADVERTISEMENT

BPJAMSOSTEK Pastikan Tanggung Biaya Perawatan Pekerja Korban KKB

Angga Laraspati - detikNews
Senin, 18 Jul 2022 21:47 WIB
Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia
Foto: Dok. BPJAMSOSTEK
Jakarta -

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia menyayangkan aksi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. BPJAMSOSTEK pun memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan peserta yang menjadi korban, hingga sembuh tanpa batas biaya.

Adapun aksi penembakan yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya mengalami luka-luka. BPJAMSOSTEK secara sigap melakukan Layanan Cepat Tanggap (LCT) untuk mengetahui apakah terdapat pekerja yang menjadi korban.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, diketahui seorang buruh kapal bernama Hasdin menjadi salah satu korban dalam kejadian tersebut. Ia mengalami luka tembak di bagian kaki dan lengan, sehingga harus mendapat perawatan intensif di RSUD Mimika.

Hasdin tergabung dalam Paguyuban Kerukunan Warga Sulawesi Selatan dan terdaftar sebagai peserta Bukan Penerima Upah (BPU) di BPJAMSOSTEK dan musibah yang menimpanya kali ini termasuk dalam kecelakaan kerja.

Jika korban tidak dapat bekerja untuk sementara waktu karena masih dalam masa pemulihan, BPJAMSOSTEK akan membayarkan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100% upah yang dilaporkan selama 12 bulan dan selanjutnya 50% upah hingga sembuh.

Roswita mengatakan kejadian serupa sering terjadi, khususnya di daerah yang rawan konflik. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh pekerja untuk membekali diri dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, karena risiko dalam bekerja dapat menimpa siapa saja dan kapan saja.

"Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Namun hal ini sekaligus menjadi bukti pentingnya perlindungan jaminan sosial. Karena dengan adanya perlindungan dari BPJAMSOSTEK, pekerja dapat bekerja dengan tenang yang secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas kerjanya," imbuh Roswita dalam keterangan tertulis, Senin (18/7/2022).

Sebagai informasi, pemerintah melalui BPJAMSOSTEK hadir memberikan perlindungan melalui lima program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Simak video '10 Orang Tewas Dibantai KKB di Nduga Papua, Ini Identitas Korban':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT