ADVERTISEMENT

PKS Taaruf dengan NasDem-Demokrat, Tapi Juga Komunikasi ke KIB

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 17 Jul 2022 19:00 WIB
Diskusi acara Total Politik (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Foto: Diskusi acara Total Politik (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui interns berkomunikasi, bahkan menyebut sebagai proses taaruf dengan Partai Demokrat, dan NasDem. Namun, mereka juga mengaku berkomunikasi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"DPP ini sekarang dalam proses, satu melaporkan komunikasi secara, sebelum lamaran sebelum khitbah kita taaruf dulu. Kita taaruf dulu sama Bang Andi (Andi Mallarangeng) sama Demokrat, kita taaruf dulu dengan Bang Surya (Surya Paloh), Bang Zulfan (Zulfan Lindan) sebelum khitbah sebelum lamaran, itu kan cari jodoh. Lamaran kan sebelum lamaran kita taaruf dulu, kita taaruf dulu kita samakan frekuensi, kita samakan platform dulu," kata Jubir PKS M Kholid di acara Total Politik, di Bangi Kopi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (17/7/2022).

Kholid menerangkan, partainya sejatinya sudah sepakat untuk merekomendasikan 3 poros Pilpres pada 2024. Hal itu, kata Kholid, sudah disampaikan kepada seluruh kader saat acara Rapimnas PKS beberapa waktu lalu.

"Nah cuman begini, memang ada yang tersepakati di Rapimnas kemarin bahwa kita merekomendasikan, kita menginginkan lebih dari 2 poros, dan Ketua Majelis Syuro dengan sangat eksplisit juga mengatakan kita di 2024 kita tidak menginginkan dua poros seperti 2014 dan 2019," kata Kholid.

"Dan di Rapimnas kemarin diresonansi seluruh perwakilan PKS di seluruh Indonesia semangat untuk 3 poros, minimal 3 poros, kira ingin polarisasi itu tidak terjadi, atau paling tidak termitigasi," sambungnya.

Untuk itu, kata Kholid, partainya tidak akan menutup diri membangun komunikasi dengan partai lain. Bahkan kata Kholid, pihaknya juga sudah mulai berkomunikasi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP.

"Nah PKS tidak closed komunikasinya, kita terus bangun komunikasi dengan partai lain termasuk dengan KIB Golkar juga kita bangun komunikasinya," kata Kholid.

Kendati demikian, kata Kholid, komunikasi dengan KIB tidak seintens seperti Partai Demokrat dan Partai NasDem. Komunikasi dengan dua partai itu, diakui Kholid, progresnya lebih maju.

"Tapi kalau dilihat intensitas dan progresnya dengan NasDem dan Demokrat yang progresnya lebih, kan mencari jodoh kita. Dengan Demokrat juga sama, Pak Presiden Ahmad Syaikhu sudah bertemu dengan Mas AHY, Ketum AHY, jadi komunikasinya sudah cukup intensif di situ meskipun ini belum closed, belum tertutup, karena seperti juga Golkar," kata Kholid.

"Ya lebih maju, kami akui PKS mengakui bahwasanya komunikasi dengan Demokrat dan NasDem relatif lebih maju dibanding partai lain," imbuhnya.

Simak video 'PKS Akui Komunikasi dengan KIB, Tapi Intens ke Demokrat-NasDem':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT