ADVERTISEMENT

Kadernya Diburu KPK, PD Minta Bupati Memberamo Tak Lari dari Masalah

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 17 Jul 2022 09:32 WIB
Kamhar Lakumani (Dokumentasi pribadi).
Foto: Kamhar Lakumani (Dokumentasi pribadi).
Jakarta -

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) diduga melarikan diri ke Papua Nugini saat hendak dijemput paksa oleh KPK. Ricky yang merupakan kader Partai Demokrat (PD) diminta untuk tidak melarikan diri dan menyelesaikan persoalan tersebut.

Hal itu disampaikan Deputi Bappilu DPP PD, Kamhar Lakumani. Awalnya Kamhar menjelaskan jika PD sangat menghormati dan menjunjung tinggi proses hukum.

"Partai Demokrat sangat menghormati dan menjunjung tinggi proses hukum. Menyadari sepenuhnya bahwa demokrasi yang sehat dan kuat mensyaratkan hukum sebagai panglima yang tak bisa ditawar-tawar. Semuanya sama di depan hukum dan tak ada yang kebal hukum," kata Kamhar kepada wartawan, Sabtu (16/7/2022).

Kamhar mengatakan sejak era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketum PD, tidak pernah ada kader yang ditolerir jika terkena kasus korupsi. Begitupun saat PD dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ini telah dicontohkan pada masa Kepemimpinan Pak SBY saat menjabat Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yang tak mentolerir pelanggaran hukum apalagi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh kader, bahkan kader utama partai sekalipun tak ada pengecualian. Semuanya diproses secara hukum, dan menghormati sepenuhnya proses dan keputusan hukum. Di masa kepemimpinan Mas Ketum AHY pun demikian, nilai, sikap dan tradisi ini kokoh terjaga," ujarnya.

Kamhar meminta Ricky secara kesatria menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. Dia mengingatkan jika melarikan diri tidak akan menyelesaikan persoalan.

"Karenanya sesuai dengan etika dan fatsun politik sebagai kader Partai Demokrat, Pak RHP wajib menghadapi proses hukum yang tengah dihadapinya saat ini secara kesatria. Jika benar informasi bahwa beliau kabur ke PNG, maka kami ingatkan bahwa melarikan diri tak akan menyelesaikan masalah, malah hanya semakin menambah masalah," ucapnya.

Lebih lanjut Kamhar berharap Ricky memenuhi panggilan KPK. Dia menyebut PD akan memonitor proses tersebut.

"Karenanya kita harapkan beliau akan mengindahkan dan menghadiri panggilan KPK. Kita akan memonitor agar proses hukumnya profesional dan adil," imbuhnya.

Lihat juga video 'KPK Pergoki Pegawai Pemkot Ambon Bakar Berkas Diduga Soal Suap Wali Kota':

[Gambas:Video 20detik]



Baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT