Saluran Air Bebeng Jebol, Mbah Marijan Tidak Mandi

Saluran Air Bebeng Jebol, Mbah Marijan Tidak Mandi

- detikNews
Minggu, 18 Jun 2006 09:51 WIB
Jakarta - Gara-gara saluran air di Bebeng dan Kaliadem diterjang lahar panas, warga Dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta dilanda krisis air. Mereka menghemat persediaan air di bak-bak yang kian menipis. Gara-gara krisis air ini, juru kunci Gunung Merapi Mbah Marijan harus menghemat persediaan air bersih. Air yang tersedia hanya digunakan untuk keperluan yang penting saja, seperti memasak dan untuk air minum."Di sini semua udah tidak kenal dengan mandi. Lha wong airnya sudah sulit. Termasuk Mbah Marijan," kata Muji, relawan yang setia menunggui rumah Mbah Marijan saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (18/6/2006).Persediaan air bersih yang ada, lanjut Muji, saat ini terus menipis. Sementara pipa dari sumber air Bebeng sama sekali tidak mengeluarkan air lagi setelah wilayah tersebut diterjang lahar panas."Kita belum bisa memperbaiki karena posisi pipa tertimbun lahar. Lahar masih panas, jadi belum tahu cara memperbaiki pipanya," katanya.Saluran air yang jebol ini tidak hanya membuat warga Kinahrejo saja yang mengalami krisis air. Hampir seluruh dusun di lereng Merapi mengandalkan persediaan air dari tempat ini. (jon/)


Berita Terkait